Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Statistik Rusia: Membunuh 471 warga sipil Suriah sepanjang Januari

Statistik Rusia: Membunuh 471 warga sipil Suriah sepanjang Januari

KoPi| Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah, Syrian Observatory For Human Rights (SOHR), melaporkan bahwa Rusia menjadi pembunuh terbanyak warga sipil Suriah dalam serangan udara sepanjang Januari 2016, mengalahkan jumlah korban angkatan udara Basyar al-Assad.

Menurut data SOHR, berbagai pengeboman Rusia telah membunuh hampir 500 warga sipil, dimana 200 di antaranya adalah wanita dan anak-anak.

Secara rinci SOHR mendokumentasikan kematian sebanyak 471 warga sipil, di antaranya terdapat 127 korban anak-anak dan 56 orang wanita. Jumlah ini diperoleh hanya selama bulan Januari 2016 saja, atau tepatnya hingga tanggal 27 Januari. Para korban sipil terbunuh akibat serangan udara Rusia menyebar di provinsi Suriah yang berbeda-beda, termasuk wilayah ISIS. Secara rata-rata militer Moskow membunuh 17-18 warga sipil tiap hari.

Sedangkan dalam kurun waktu sama, serangan udara yang dilancarkan militer rezim Assad juga membunuh 211 warga sipil, termasuk di antaranya 30 anak-anak dan 20 wanita.

SOHR yang berdiri tahun 2006 dan berbasis di London ini dipimpin oleh Rami Abdul Rahman, merupakan salah satu lembaga pemantau statistik korban perang Suriah paling lengkap, memiliki jaringan kontributor di seluruh Suriah dan mencatat korban jiwa hingga ke asal keluarganya.

Jatuhnya hampir 700 warga sipil di tangan Rusia dan Assad akibat serangan udara terjadi di tengah isu "perundingan damai" yang disponsori PBB pada 29 Januari nanti (diundur dari sebelumnya 25 Januari).

Selain korban jiwa, peningkatan besar-besaran serangan udara Rusia ke wilayah oposisi juga membuat banjir pengungsi ke perbatasan Turki, bahkan terjadi sejak awal operasi militer Vladimir Putin ke Suriah. |SOHR/MMS)|Risalah|

back to top