Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Statistik Rusia: Membunuh 471 warga sipil Suriah sepanjang Januari

Statistik Rusia: Membunuh 471 warga sipil Suriah sepanjang Januari

KoPi| Lembaga pemantau Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah, Syrian Observatory For Human Rights (SOHR), melaporkan bahwa Rusia menjadi pembunuh terbanyak warga sipil Suriah dalam serangan udara sepanjang Januari 2016, mengalahkan jumlah korban angkatan udara Basyar al-Assad.

Menurut data SOHR, berbagai pengeboman Rusia telah membunuh hampir 500 warga sipil, dimana 200 di antaranya adalah wanita dan anak-anak.

Secara rinci SOHR mendokumentasikan kematian sebanyak 471 warga sipil, di antaranya terdapat 127 korban anak-anak dan 56 orang wanita. Jumlah ini diperoleh hanya selama bulan Januari 2016 saja, atau tepatnya hingga tanggal 27 Januari. Para korban sipil terbunuh akibat serangan udara Rusia menyebar di provinsi Suriah yang berbeda-beda, termasuk wilayah ISIS. Secara rata-rata militer Moskow membunuh 17-18 warga sipil tiap hari.

Sedangkan dalam kurun waktu sama, serangan udara yang dilancarkan militer rezim Assad juga membunuh 211 warga sipil, termasuk di antaranya 30 anak-anak dan 20 wanita.

SOHR yang berdiri tahun 2006 dan berbasis di London ini dipimpin oleh Rami Abdul Rahman, merupakan salah satu lembaga pemantau statistik korban perang Suriah paling lengkap, memiliki jaringan kontributor di seluruh Suriah dan mencatat korban jiwa hingga ke asal keluarganya.

Jatuhnya hampir 700 warga sipil di tangan Rusia dan Assad akibat serangan udara terjadi di tengah isu "perundingan damai" yang disponsori PBB pada 29 Januari nanti (diundur dari sebelumnya 25 Januari).

Selain korban jiwa, peningkatan besar-besaran serangan udara Rusia ke wilayah oposisi juga membuat banjir pengungsi ke perbatasan Turki, bahkan terjadi sejak awal operasi militer Vladimir Putin ke Suriah. |SOHR/MMS)|Risalah|

back to top