Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Statistik menakutkan wabah Ebola 2014

Statistik menakutkan wabah Ebola 2014
Afrika Barat-KoPi- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan 4.033 orang telah tewas sejauh ini dan 8.399 dugaan kasus baru. Angka ini bisa jauh lebih tinggi jika kurangnya kesadaran masyarakat untuk melaporan penyakit. Berikut adalah Statistik pertumbuhan virus Ebola: 

Pertumbuhan Ebola diluar kendali 

Biru tua menunjukkan jumlah kasus yang sebenarnya, sementara biru muda adalah proyeksi selama empat minggu ke depan. 

Proyeksi pertumbuhan yang benar-benar menakutkan. Peta Kesehatan menunjukkan 8.033 kasus yang tercatat secara global pada 10 Oktober dan bisa naik menjadi 18.391 dalam empat minggu ke depan. Pusat Pengendalian Penyakit AS (CDC) mengklaim kasus di Liberia tumbuh dua kali lipat setiap 15-20 hari sedangkan di Sierra Leone dua kali lipat setiap 30-40 hari. 

CDC juga memperkirakan kasus Ebola di Liberia dan Sierra Leone bisa menjadi 1,4 juta kasus dalam waktu tiga bulan ke depan. Wilayah Afrika Barat memiliki konsentrasi kasus tertinggi, meskipun penyakit ini telah dikonfirmasi telah menyebar di tujuh negara di seluruh dunia. 

Kasus di Guinea, Sierra Leone, dan Liberia paling banyak memakan  korban.

Penyebaran wabah mematikan ke beberapa negara telah dikonfirmasi sejauh ini. 

Untuk menekan jumlah kasus yang terus bertambah, WHO membagi tim medis ke dalam dua kubu: tim pertama adalah tim yang melakukan transmisi intens di wilayah seperti Guinea, Liberia, dan Sierra Leone. Tim kedua adalah transmisi lokal yang berkonsentrasi dengan kasus Ebola baru di negara-negara seperti Nigeria, Senegal, Spanyol, dan Amerika Serikat. 

Akhir pekan ini AS mencatat kasus pertama mereka mengenai penularan Ebola dari manusia ke manusia setelah perawat yang merawat Thomas Eric Duncan yang meninggal karena Ebola dinyatakan positif terinfeksi.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top