Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Ssstt, ini cara agar nutrisi makanan tidak hilang saat dimasak

Ssstt, ini cara agar nutrisi makanan tidak hilang saat dimasak
KoPi | Tahukah Anda, bukan hanya apa yang Anda makan saja yang bisa mempengaruhi kesehatan? Ternyata cara memasak juga bisa memberi dampak pada kesehatan. Ahli diet Sophie Claessens mengungkapkan, perbedaan pada cara memasak makanan tertentu dapat memaksimalkan nutrisi dalam makanan tersebut. Bagaimana caranya?
 

1. Memakan makanan mentah-mentah

Cara pertama untuk menjaga vitamin, mineral, dan nutrisi lain agar tidak hilang adalah memakan makanan secara apa adanya dan meminimalkan pengolahan, alias mentah. Tentu saja tidak semua makanan bisa diperlakukan demikian. Setidaknya Anda bisa mengupas sayuran seperti wortel, mentimun, dan apel untuk langsung dimakan. Taburan potongan bawang merah mentah juga mampu menjadi anti-oksidan yang baik untuk tubuh. 

Namun, jika Anda ingin makan tomat, sebaiknya masak dulu hingga matang. Tomat akan mengeluarkan nutrisi secara lebih maksimal ketika dimasak dalam suhu tinggi.

2. Dimasak dengan air

Meskipun menjadi salah satu cara memasak paling sederhana, namun jika tidak dilakukan dengan cermat justru akan mengubah makanan menjadi lembek dan menghilangkan semua nutrisi di dalamnya. Karena itu cermati cara memasak yang tepat. 

Merebus

Bahan makanan yang akan mengeluarkan nutrisi dengan maksimal ketika direbus adalah kentang dan kacang-kacangan. Sayur yang memiliki kulit keras seperti kacang-kacangan dan jagung lebih baik direbus karena nutrisi di dalamnya tidak akan hilang. Untuk kentang, rebus dengan kulitnya dalam air mendidih selama 10 hingga 15 menit. Namun untuk kacang-kacangan lebih baik tidak terlalu lama, cukup 3 menit saja.

Blanching

Blanching adalah memasak sayur dalam air mendidih namun untuk waktu yang singkat. Blanching dapat menjaga nutrisi, warna, dan tekstur sayur sesuai aslinya.

Teknik memasak dengan blanching paling bagus dilakukan untuk sayuran seperti bayam dan kangkung. Blanching juga dapat memudahkan sayur seperti tomat untuk dikupas.

Mengukus

Memasak dengan cara mengukus dapat menjaga agar vitamin dan mineral tetap berada di dalam bahan makanan. Mengikus juga dapat menjaga tekstur bahan makanan dan memperkuat rasa.

Sayuran seperti brokoli, bunga kol, asparagus, dan wortel, paling tepat jika dimasak dengan cara dikukus. Mengukus juga dapat memperkuat rasa ikan dengan daging putih.

Poaching

Poaching adalah teknik memasak dengan cara merebus bahan makanan, lalu mematikan api dan mendiamkannya tetap berada di dalam air bersuhu tinggi. Jika Anda ingin makan telur dengan kuning yang setengah matang, gunakan teknik ini.

3. Memasak dengan minyak

Memasak dengan minyak cukup beresiko karena dapat minyak sendiri kurang baik untuk kesehatan. Menggoreng bahan makanan dalam minyak banyak dan dalam waktu lama tidak hanya membuat minyak meresap ke dalam bahan makanan, tapi beresiko merusak nutrisi di dalamnya. Meminimalkan minyak saat memasak tidak hanya sehat, namun juga menjaga nutrisi bahan makanan tidak hilang. Karena itu, cara terbaik memasak bahan makanan dengan minyak adalah dengan cara menumis. Sayuran tumis juga digemari banyak orang. Untuk meminimalisir penggunaan minyak, tumis bahan makanan dalam suhu tinggi dan tumis dengan cepat. Bahan makan terbaik yang dimasak dengan cara ditumis adalah kangkung, udang, bawang, dan cabai. | Vavista, Daily Mail

back to top