Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali
Setelah mengetahui efek penuaan dini karena sagging, lantas perawatan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengatasi sagging tersebut?

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Surabaya Skin Centre, Dr. Irmadita Citrashanty, Sp.KK mengatakan, sebetulnya perawatan untuk mengatasi sagging ada berbagai macam. Ada yang hasilnya langsung terlihat hanya dalam satu kali tindakan, ada juga yang perlu beberapa kali tindakan agar hasilnya terlihat optimal.

“Untuk yang immediate result misalnya bisa menggunakan filler. Itu fungsinya untuk mengatasi atrofi lemak tadi, jadi lemaknya di bagian wajah yang berkurang diisi sehingga ligamen yang menahan lemak tadi terangkat. Dengan begitu wajah jadi terlihat lebih muda,” terang dokter cantik lulusan Universitas Airlangga tersebut.

Ia menambahkan, beberapa produk filler bahkan bisa menstimuli timbulnya kolagen. Produk filler semacam ini banyak disukai, karena begitu keluar dari ruang perawatan selain hasilnya bisa langsung terlihat, hasilnya juga lebih optimal seiring berjalannya waktu.

Perawatan lain yang bisa dilakukan adalah thread lift atau tanam benang. Dengan menanam jarum dan benang, bagian tubuh yang mengalami sagging akan terangkat. Tindakan ini juga bisa memicu tumbuhnya kolagen. Namun, thread lift lebih disarankan untuk proses sagging yang masih skalanya ringan.

Untuk sagging yang sedang-berat, prosedurnya tidak bisa satu kali. Perawatan yang disarankan misalnya menggunakan HIFU (High Frequency Ultrasound) atau Radio Frequency. Alat tersebut memang dirancang untuk menstimulasi kolagen agar wajah lebih kencang dan ligamen yang mengendur bisa kembali kencang. Karena tujuannya untuk menstimulasi, proses perawatan harus dilakukan berulang-ulang.

“Intinya treatment yang menimbulkan panas bisa menstimulasi kolagen. Karena ketika jaringan terkena panas, jaringan tersebut akan mengalami jejas dan meregenerasi dengan sendirinya. Regenerasi jaringan itu akan memicu kolagen, sehingga wajah dan bagian tubuh yang mengendur dapat menjadi lebih kencang dan terlihat lebih muda,” ungkap Dr. Dita. | Amanullah Ginanjar W.

back to top