Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali

Ssst, dokter ini beberkan rahasia biar terlihat muda kembali
Setelah mengetahui efek penuaan dini karena sagging, lantas perawatan apa yang perlu dilakukan untuk mencegah dan mengatasi sagging tersebut?

Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Surabaya Skin Centre, Dr. Irmadita Citrashanty, Sp.KK mengatakan, sebetulnya perawatan untuk mengatasi sagging ada berbagai macam. Ada yang hasilnya langsung terlihat hanya dalam satu kali tindakan, ada juga yang perlu beberapa kali tindakan agar hasilnya terlihat optimal.

“Untuk yang immediate result misalnya bisa menggunakan filler. Itu fungsinya untuk mengatasi atrofi lemak tadi, jadi lemaknya di bagian wajah yang berkurang diisi sehingga ligamen yang menahan lemak tadi terangkat. Dengan begitu wajah jadi terlihat lebih muda,” terang dokter cantik lulusan Universitas Airlangga tersebut.

Ia menambahkan, beberapa produk filler bahkan bisa menstimuli timbulnya kolagen. Produk filler semacam ini banyak disukai, karena begitu keluar dari ruang perawatan selain hasilnya bisa langsung terlihat, hasilnya juga lebih optimal seiring berjalannya waktu.

Perawatan lain yang bisa dilakukan adalah thread lift atau tanam benang. Dengan menanam jarum dan benang, bagian tubuh yang mengalami sagging akan terangkat. Tindakan ini juga bisa memicu tumbuhnya kolagen. Namun, thread lift lebih disarankan untuk proses sagging yang masih skalanya ringan.

Untuk sagging yang sedang-berat, prosedurnya tidak bisa satu kali. Perawatan yang disarankan misalnya menggunakan HIFU (High Frequency Ultrasound) atau Radio Frequency. Alat tersebut memang dirancang untuk menstimulasi kolagen agar wajah lebih kencang dan ligamen yang mengendur bisa kembali kencang. Karena tujuannya untuk menstimulasi, proses perawatan harus dilakukan berulang-ulang.

“Intinya treatment yang menimbulkan panas bisa menstimulasi kolagen. Karena ketika jaringan terkena panas, jaringan tersebut akan mengalami jejas dan meregenerasi dengan sendirinya. Regenerasi jaringan itu akan memicu kolagen, sehingga wajah dan bagian tubuh yang mengendur dapat menjadi lebih kencang dan terlihat lebih muda,” ungkap Dr. Dita. | Amanullah Ginanjar W.

back to top