Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Sosialisasi DAK Pendidikan 2015 Kabupaten Magelang

Sosialisasi DAK Pendidikan 2015 Kabupaten Magelang

Kota Mungkid-KoPi| Peraturan Pemerintah No 47 Tahun 2008  tentang wajib belajar mengamanatkan kepada kita untuk tuntas wajib belajar 9 tahun yang bermutu dengan memenuhi standar. Untuk itu dibutuhkan biaya yang besar. Dibidang pendidikan ada Dana Alokasi khusus (DAK)  yang sangat membantu dan sangat penting guna merealisasikan capaian standar pendidikan sesuai aturan yang telah digariskan.

DAK merupakan aspek penting untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan akses pendidikan seperti membangun ruang kelas baru, rehab, lab IPA ,Perpus dan lain lain yang diharapkan selesai tahun 2018, sehingga mulai tahun 2019 pembangunan pendidikan lebih ditekankan pada mutu pendidikan yang sesuai dengan Rencana strategis Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Demikian sambutan Bupati Magelang Zaenal Arifin S.Ip. melalui Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Magelang Drs Eko Triyono pada acara Sosialisasi DAK Disdikpora Tahun Anggaran 2015, di Gedung Olah Raga Gemilang Setda Kabupaten Magelang (24/08).

Bupati juga menyampaikan DAK pendidikan untuk mendanai kegiatan pendidikan yang menjadi kewajiban daerah dan merupakan prioritas nasional. Di kabupaten Magelang akumulasi sisa lebih anggaran (SILPA) DAK pendidikan dari tahun 2009 sampai 2014 sebesar 109 Milyar dan akan segera direalisasikan semua dana hingga paling akhir tahun 2016.

Pemerintah tidak asal melaksanakan namun perlu kehati-hatian dan harus sesuai regulasi yang ada maka realisasi dilakukan bila aturan dan legal opini dari kejaksaan sudah ada. Karena dengan sikap berhati-hati akan meminimalisir kekeliruan  yang berakibat pada kaksus yang berurusan pada hukum.

                
Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh kepala sekolah SD, SMP, SMA, SMK calon penerima DAK se Kabupaten Magelang dan panitia yang menangani DAK. Sebagai nara sumber dari Kejaksaan negri Kota Mungkid dan dari Polres Magelang.

Perkembangan pelaksanaan DAK di Disdikpora kabupaten Magelang selama dua tahun, yaitu 2014 dan 2015.Tahun anggaran 2014 mempunyai anggaran DAK silpa tahun 2009 sampai 2014 sebesar Rp 208,9 M dengan rincian DAK Dikdas (SD,SMP) sebesar Rp 194,7 M, DAK Dikmen (SMA,SMK) sebesar Rp 13,5 M.

Sementara penyerapan dana atau realisasi Dikdas hanya Rp 98 M untuk membangun 1426 ruang. Dan penyerapan DAK Dismen (SMA, SMK) belum terlaksana karena by name by address sekolah belum tercantun dalam lampiran 3 KUA PPAS penetapan sehingga diusulkan dalam APBD perubahan, namun karena waktu tidak mencukupi maka diluncurkan di tahun Anggaran 2015

Pelaksanaan DAK bidang Diksar tahun 2015 sebesar 101,7 akan digunakan untuk membangun 672 ruang yang dilaksanakan secara swakelola oleh panitia pembangunan sekolah (P2P) dan pengadaan peralatan  sebesarRp 41,4 M direncanakan tahun 2016., Sedangkan Pelaksanaan DAK Bidang Dikmen tahun 2015 proses perencanaan pada tahap penyelesaian untuk persiapan pencairan termin 1 sebesar 4% dari anggaran. |Press Relase|SF|

back to top