Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Sopir taxi konvensional protes, minta taxi online dilarang di Yogyakarta

Sopir taxi konvensional protes, minta taxi online dilarang di Yogyakarta

Jogja-KoPi| Paguyuban taksi Resmi Yogyakarta mengadakan aksi menolak taksi online plat hitam di depan kantor Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (3/5).

Rudi, Koordinator umum aksi mengatakan kehadiran taksi plat hitam di Yogyakarta sudah meresahkan para pengemudi taksi plat kuning. "Kehadiran taksi online plat hitam sudah meresahkan kita, tidak ada aturan untuk mereka dan mereka bisa mengambil penumpang dengan bebas," tambahnya.

Kehadiran taksi online plat hitam sendiri telah membuat penghasilan taksi resmi Yogyakarta berkurang hingga 90 persen. "Penghasilan kami berkurang hingga 90 persen. Saat ini penghasilan maksimal kita hanya 200 ribu per hari, kadang hanya 90 ribu," kata Rudi.

Sedangkan, jumlah taksi online plat hitam di Yogyakarta menurut Rudi sudah mencapai 3000-an tanpa ada batasan dari pemerintah.

"Jumlah taksi online plat hitam sudah mencapai 3000-an, tapi tidak ada batasan. Sedangkan kami jumlahnya dibatasi," ujar Rudi.

Rudi juga menyebutkan bahwa taksi online plat hitam melanggar UU lalu lintas No 22 Tahun 2009, bahwa untuk mobile angkutan penumpang wajib berplat nomor warna kuning.

"Plat hitam sudah melanggar UU lalu lintas No 22 Tahun 2009, harusnya plat kuning yang boleh beroperasi," tambahnya.

Untuk itu Paguyuban taksi Resmi Yogyakarta meminta pemerintah menghentikan taksi online plat hitam dan meminta pemerintah menegakkan UU lalu lintas No 22 Tahun 2009 serta meminta Gubernur untuk menerbitkan PERGUB tentang Penyelenggaraan Angkutan Umum tidak dalam trayek dengan aplikasi berbasis teknologi informasi di DIY.

back to top