Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Smartphone mengacaukan jam tidur remaja

Smartphone mengacaukan jam tidur remaja

Inggris-KoPi, Akademisi Universitas Hertfordshire menemukan bahwa sinar biru yang memancar dari smartphone dan tablet dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang.

Ada banyak remaja yang manghabiskan waktu dengan berbaring di tempat tidur sembari berkirim pesan dan melihat akun jejaring sosial mereka sebelum mereka tidur setiap malamnya—ternyata, hal ini dapat merusak istirahat malam yang berkualitas.


Akademisi Universitas Hertfordshire menyatakan kepada BBC Newsbeat: “Sinar biru yang berasal dari perangkat tersebut menekan produksi hormon melatonin yang dapat mempengaruhi tidur seseorang, maka dari itu, sangatlah penting untuk menghindari pancaran sinar biru tersebut sebelum tidur”.


Umumnya, remaja diharuskan untuk beristirahat malam selama 9 jam. Akan tetapi, penggunaan smartphone dan tablet sebelum tidur membuat waktu istirahat malam menjadi berkurang.


“Ini sangat mengkhawatirkan karena istirahat malam yang kurang dari tujuh jam itu, yang berada dibawah aturan istirahat yang semestinya, dapat beresiko menimbulkan berbagai masalah seperti meningkatnya resiko penambahan berat badan, serangan jantung, diabetes dan kanker,” papar Profesor Wiseman.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent

back to top