Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Smartphone mengacaukan jam tidur remaja

Smartphone mengacaukan jam tidur remaja

Inggris-KoPi, Akademisi Universitas Hertfordshire menemukan bahwa sinar biru yang memancar dari smartphone dan tablet dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang.

Ada banyak remaja yang manghabiskan waktu dengan berbaring di tempat tidur sembari berkirim pesan dan melihat akun jejaring sosial mereka sebelum mereka tidur setiap malamnya—ternyata, hal ini dapat merusak istirahat malam yang berkualitas.


Akademisi Universitas Hertfordshire menyatakan kepada BBC Newsbeat: “Sinar biru yang berasal dari perangkat tersebut menekan produksi hormon melatonin yang dapat mempengaruhi tidur seseorang, maka dari itu, sangatlah penting untuk menghindari pancaran sinar biru tersebut sebelum tidur”.


Umumnya, remaja diharuskan untuk beristirahat malam selama 9 jam. Akan tetapi, penggunaan smartphone dan tablet sebelum tidur membuat waktu istirahat malam menjadi berkurang.


“Ini sangat mengkhawatirkan karena istirahat malam yang kurang dari tujuh jam itu, yang berada dibawah aturan istirahat yang semestinya, dapat beresiko menimbulkan berbagai masalah seperti meningkatnya resiko penambahan berat badan, serangan jantung, diabetes dan kanker,” papar Profesor Wiseman.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent

back to top