Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Smartphone mengacaukan jam tidur remaja

Smartphone mengacaukan jam tidur remaja

Inggris-KoPi, Akademisi Universitas Hertfordshire menemukan bahwa sinar biru yang memancar dari smartphone dan tablet dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang.

Ada banyak remaja yang manghabiskan waktu dengan berbaring di tempat tidur sembari berkirim pesan dan melihat akun jejaring sosial mereka sebelum mereka tidur setiap malamnya—ternyata, hal ini dapat merusak istirahat malam yang berkualitas.


Akademisi Universitas Hertfordshire menyatakan kepada BBC Newsbeat: “Sinar biru yang berasal dari perangkat tersebut menekan produksi hormon melatonin yang dapat mempengaruhi tidur seseorang, maka dari itu, sangatlah penting untuk menghindari pancaran sinar biru tersebut sebelum tidur”.


Umumnya, remaja diharuskan untuk beristirahat malam selama 9 jam. Akan tetapi, penggunaan smartphone dan tablet sebelum tidur membuat waktu istirahat malam menjadi berkurang.


“Ini sangat mengkhawatirkan karena istirahat malam yang kurang dari tujuh jam itu, yang berada dibawah aturan istirahat yang semestinya, dapat beresiko menimbulkan berbagai masalah seperti meningkatnya resiko penambahan berat badan, serangan jantung, diabetes dan kanker,” papar Profesor Wiseman.

 


(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent

back to top