Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

SKPD DIY : Kantor Bebas Rokok

SKPD DIY : Kantor Bebas Rokok

Yogyakarta-KoPi (4/6), Satuan Kerja Perangkat Daerah Yogyakarta menyelenggarakan  acara bertajuk Sarasehan SKPD dalam Rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei. Acara tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang jatuh pada 31 Mei 2014 lalu.

Acara tersebut mengangkat tema “SKPD Selaku Role Model Gaya Hidup Sehat“ bertempat di ruang utama lantai dua Balai kota Yogyakarta. Pembicara Irsad Andi Arso, bagian kardiologi dari fakultas kedokteran UGM SMF jantung RSUP Dr. Sarjito, Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut Irsad menyampaikan upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit jantung koroner. Yang mana peneyebab utamanya berasal dari asap rokok yang dihirup masyarakat.

Data dari Dinas Kesehatan Yogyakarta menyebutkan Indonesia menduduki peringkat ketiga dunia dalam jumlah perokok terbanyak setelah Cina dan India (WHO.2008). Jumlah koraban yang meninggal karena asap rokok sebanyak 200.000 orang per tahun (barber S, 2008). Sebanyak 70 % diantaranya adalah usia di bawah 15 tahun (Pradono, 2002).

Keprihatinan terhadap fakta di atas mendorong jajaran SKPD Yogyakarta menggalakan lingkungan bebas asap rokok. Seperti diungkap oleh kepala bidang promosi pengembangan dan sistem informasi, Tri Mardoyo, SKM. Saat ini jajaran pemerintah memberlakukan peraturan bebas asap rokok di kantor.

“Pemberlakuan peraturan itu meliputi kantor kelurahan, kantor kecamatan, RW-RW bahkan bila kami mengadakan acara juga harus nihil dari sponsor rokok. Melalui ini kami melakukan terobosan agar mendorong masyarakat berhenti merokok ”. ucap Tri.

Disadari oleh Tri, menyetop perilaku merokok bagi masyarakat Indonesia bukanlah hal mudah. Di Thailand sudah menberlakukan peraturan ketat tentang penjualan rokok.

Kampanye tegas anti asap rokok terus gencar dilakukan. Salah satunya degan bekerjasama dengan kementrian agama. Pemberian informasi mengenai bahaya rokok. Setidaknya ada 100 tempat ibadah yang ditargetkan oleh SKPD Yogyakarta.

Reporter : WInda Efanur FS

 

 

 

back to top