Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Simpatisan PDI-P tanyakan keabsahan rekomendasi

Simpatisan PDI-P tanyakan keabsahan rekomendasi

Pemalang –KoPi | Puluhan masa dari beberapa elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Simpatisan PDI-Perjuangan  Pemalang  mendatangi  kantor DPC PDI Perjuangan Pemalang-Jawa Tengah untuk melakukan aksi unjuk rasa, Jumat (03/07).

Masa yang diantaranya perwakilan pengurus anak ranting PDI-P, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), warga dan simpatisan PDI-P dan Relawan Pemalang Baru,  pada sekitar pukul 09.15 wib berkumpul di depan kantor DPC PDI-P Pemalang  dan ditemui langsung oleh H. Agus Sukotjo Ketua DPC PDI-P Pemalang beserta jajaran pengurusnya.

Dalam kesempatan tersebut Tarto Budi Harso, koordinator aksi meminta kepada Agus Sukotjo sebagai ketua DPC PDI-P Pemalang untuk menjelaskan mengenai Terbitnya Surat Rekomendasi dari DPP PDI-P yang memutuskan pasangan yang akan diusung DPC PDI-P Pemalang dalam pencalonan Bupati dan Wakil Bupati Pemalang adalah HM Junaedi, SH, MM dan H Ir. Martono dalam Pilkada Pemalang tahun 2015.

Tarto membacakan  beberapa poin yang tertuang dalam pers release yang diantaranya adalah  agar ketua DPC PDI-P  Pemalang menjelaskan keabsahan Surat Rekomendasi PDI-P atas pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pemalang periode 2016-2021.

Menunjukkan bukti autentik atas surat rekomendasi tersebut secara transparan dan jujur kepada masyarakat Pemalang, menjelaskan mekanisme munculnya rekomendasi kepada masyarakat umum demi penegakan disiplin dan ketertiban partai.

Kemudian, ikut menjaga situasi yang tenang dalam bulan suci Ramadhan dan menghargai sikap dan maksud baik para simpatisan yang mencintai partai agar PDI-P tidak menjadi partai transaksional dan tetap menjadi partainya rakyat kecil.

“Tadi sudah disampaikan ke kami dan diperlihatkan apa yang dinamakan rekomendasi oleh Ketua DPC PDI-P Pemalang. Saya kira ada yang perlu diluruskan masalah rekomendasi ini, karena semua ada mekanisme yang harus dilalui sampai pada akhirnya diketahui oleh ketua umum DPP PDI-P. Akan kami kawal hal ini sampai kepusat, Mas,  dan apabila itu (rekomendasi) benar, kami akan tetap kawal sampai dengan tujuan partai tercapai, “ jelas Tarto kepada awak media.

Sementara itu , Ketua DPC PDI-P Pemalang H. Agus Sukotjo dalam wawancaranya menyampaikan  bahwa dirinya menyambut baik teman-teman yang ingin menanyakan rekomendasi terkait pilkada Pemalang 2015-2020.

"Terkait tuntutan teman-teman tadi, saya tidak mempermasalahkan karena itu suatu hal yang wajar. Yang penting saya sudah menjelaskan kepada mereka mekanismenya, dan sudah memperlihatkan rekomendasi tersebut kepada mereka,”ucapnya dengan tegas.

Agus juga menegaskan bahwa rekomendasi tersebut sah dikeluarkan pada tanggal 19 Juni 2015 dan ditanda tangani oleh Ketua Mindo Sianipar dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

Dalam aksi yang berjalan damai tersebut sempat terjadi insiden kecil pada saat Ketua DPC PDI-P Pemalang akan memberikan apresiasi kepada pengunjuk rasa berupa ongkos untuk menuju ke Jakarta.

Para pengunjuk rasa merasa dilecehkan dengan apa yang dilakukan oleh Agus Sukotjo. Namun kejadian tersebut dapat dikendalikan oleh kedua pihak sehingga tidak terjadi keributan lebih lanjut. Aksi yang berjalan sekitar 45 menit tersebut berlangsung tertib sampai dengan selesai. Aksi juga dikawal oleh petugas dari Polres Pemalang.| Joko Longkeyang

back to top