Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Simbol pistol dan tas dalam Pameran Reprospektif Sri Astari Rajid

Tari "Garba"/Foto: Frenda Y/KoPi Tari "Garba"/Foto: Frenda Y/KoPi

Jogja-KoPi│Simbol Tas dan Pistol menjadi ikon tersediri dalam pameran reprospektif Sri Astari Rajid bertajuk "Yang Terhormat Ibu" di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (27/2/2016) malam.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran kebanyakan mengandung unsur pistol dan tas, baik karya yang berupa lukisan, fotografi ataupun patung. Menurut Sri Astari Rajid, yang saat ini juga menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Bulgaria, Republik Albania, dan Republik Makedonia pistol dan tas merupakan lambang dari dualitas kehidupan.

Kehidupan menyajikan kejahatan dan kebaikan yang harus dijalani dan dihadapi. Hal inilah yang mendasari Sri Astari Rajid menggunakan simbol pistol dan tas.

"Pistol melambangkan teror dan tas dengan bunga melambangkan keindahan. Jadi duality dalam kehidupan yang harus dihadapi. Ada kekerasan ada keindahan, kita harus hidup dengan menerima kenyataan tersebut tanpa ada ketakutan," jelasnya.

Sebagai seorang ibu, wanita tak perlu cemas dengan kehidupan yang menyajikan sisi kebaikan maupun keburukan. Setiap sisi kehidupan harus tetap dihadapi dengan ketegaran. │Frenda Yentin

back to top