Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Simbol pistol dan tas dalam Pameran Reprospektif Sri Astari Rajid

Tari "Garba"/Foto: Frenda Y/KoPi Tari "Garba"/Foto: Frenda Y/KoPi

Jogja-KoPi│Simbol Tas dan Pistol menjadi ikon tersediri dalam pameran reprospektif Sri Astari Rajid bertajuk "Yang Terhormat Ibu" di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasoemantri (PKKH) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (27/2/2016) malam.

Karya-karya yang dipamerkan dalam pameran kebanyakan mengandung unsur pistol dan tas, baik karya yang berupa lukisan, fotografi ataupun patung. Menurut Sri Astari Rajid, yang saat ini juga menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Bulgaria, Republik Albania, dan Republik Makedonia pistol dan tas merupakan lambang dari dualitas kehidupan.

Kehidupan menyajikan kejahatan dan kebaikan yang harus dijalani dan dihadapi. Hal inilah yang mendasari Sri Astari Rajid menggunakan simbol pistol dan tas.

"Pistol melambangkan teror dan tas dengan bunga melambangkan keindahan. Jadi duality dalam kehidupan yang harus dihadapi. Ada kekerasan ada keindahan, kita harus hidup dengan menerima kenyataan tersebut tanpa ada ketakutan," jelasnya.

Sebagai seorang ibu, wanita tak perlu cemas dengan kehidupan yang menyajikan sisi kebaikan maupun keburukan. Setiap sisi kehidupan harus tetap dihadapi dengan ketegaran. │Frenda Yentin

back to top