Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Simbah misterius menyebabkan penasaran netizens Featured

Simbah misterius menyebabkan penasaran netizens

Surabaya-KoPi| Beberapa waktu terakhir dunia media sosial atau sosmed diramaikan oleh figur yang menamakan diri sebagai Simbah nde Jancuk. Para netizen yang mengikuti figur ini dari berbagai kalangan seluruh Indonesia. Sayangnya, siapa sebenarnya figur Simbah tetap misterius. Tidak ada yang tahu.

KoPi berusaha mengajak pertemuan untuk wawancara, namun ditolak jika bertemu secara langsung. 

"Simbah itu ada orangnya Mas KoPi. Namun, saat ini biarlah Simbah menjadi air atau udara bagi masyarakat," jawab akun Simbah via inbox di fanpage www.facebook.com/jancuknews

Figur ini membagi cerita-cerita lucu namun satir. Cerita dalam kemasan bahasa Jawa Timuran, dan kadang bercampur bahasa Jawa umumnya dan bahasa Indonesia. Cerita dengan judul besar Guyon SIMBAH in JANCUK Siti tersebut tidak sekedar humor biasa, namun mengkritisi kondisi sosial, budaya dan politik di Indonesia.

Misal guyon berjudul "Golek Kerjo". Pada cerita tersebut Simbah mengkritisi tokoh Kodir yang seorang sarjana namun hanya terpaku cari pekerjaan, bukan menciptakan pekerjaan. Lalu cerita tentang "Perang Galaksi" yang sepertinya mengkritisi masalah kepercayaan diri sebagai bangsa Indonesia pada umumnya. Lalu cerita "Adu Kesaktian" tentang pertarungan Simbah melawan orang-orang asing yang seolah Indonesia terjangkiti penyakit simplifikasi atau menggampangkan.

Setiap guyon SIMBAH in JANCUK Siti mendapat like sampai ribuan fansnya. Selain kemasan cerita, ada juga pesan-pesan Simbah yang selalu dimulai dengan sapaan "Halo putu-putu obate wes diombe?" KoPi menanyakan maksud sapaan ini. Akun Simbah itu menjawab via inbox fanpage.

"Sapaan 'Obate wes diombe?' adalah pengingat bahwa manusia selalu membutuhkan kesehatan, baik tubuh dan jiwa. Obat adalah keseharian, namun bukan obat dalam pengertian fisik."

Berikut salah satu contoh pesannya Simbah:

Halo putu-putu obate wes diombe?

Roso iri dengki iku penyakit sing nggrogoti ati. Makin iri, nambah rusak ati. Makin dengki, nambah bubrah ati. Padahal nek ati wes rusak bubrah, menungso gak bakalan isok ngrasakno ketenangan. Padahal ketenangan iku dasare kekarepan wong urep. Nek gak isok duwe ketenangan, menungso cenderung membenci, gampang nesu, seneng ngrusak plus sak karep e dewe. Nek wes ngene, bahagia gak bakalan tekan.

Aku dewe gak gelem iri dengki. Lha aku ae sebagei lelaki hensam lhapo iri dengki. Opo maneh iri dengki nang koen kabeh. Apane sing kudu diiri? Gak onok blas. Rai mbrodol, cangkem zigzag, dompet kemarau teros. Opo mendelik? Iri aku ta? Wes kono, korah-korah sik.

ttd
SIMBAH

Menurut akun fanpage Simbah, menggunakan nama jancuknews, figur Simbah saat ini biarlah menjadi bagian dari jiwa masyarakat, jadi bagian kesadaran kebudayaan melalui tradisi humor yang asli. Terkait tentang pandangan bahwa akun ini menggunakan kata pisuhan seperti 'jancuk', akun Simbah menjawab lugas.

"Jancuk itu kebudayaan, energi murni. Jika Anda memegang pisau maka bisa jadi perampok keji. Namun juga bisa menjadi tukang masak yang menyediakan makanan bagi anak-anak terlantar. Jancuk itu energi murni." |YP|

back to top