Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Silvi tantang unggulan teratas

Silvi tantang unggulan teratas

Surabaya-KoPi|Tunggal putri PB Djarum Silvi Wulandari yang baru kali pertama bermain di nomor taruna berhasil membuat kejutan demi kejutan di arena Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Jawa Timur Open 2015. Setelah mengalahkan unggulan empat, Adinda Putri Pratiwi dari Tangkas Jakarta di babak kedua kemarin (11/11), hari ini (12/11) Silvi pun kembali membuat kejutan.

Berjumpa dengan unggulan lima asal Exist Jakarta, Nalinica Rahardja di GOR Sudirman, Silvi berhasil memenangi pertandingan ini dalam dua game langsung. Menang 21-16 di game pembuka, Silvi sempat berhasil unggul empat angka di game kedua dengan 20-16. Namun beberapa kesalahan yang ia lakukan membuat Nalinica perlahan mempersempit selisih point. Namun sepertinya dewi fortuna lebih berpihak pada Silvi, ia menang 21-19.

“Game pertama, pertahanan saya tidak mudah ditembus. Pukulan saya juga tidak monoton. Tapi memasuki game kedua, saya justru panik dan cenderung monoton mainnya, makanya sempat tertinggal 0-6 tadi,” ujarnya usai laga.

“Ketika musuh berhasil dapat tiga point, saya coba percaya diri, yakin bisa mencuri satu point dan akhirnya berhasil. Yang bahaya dari musuh itu, bola belakangnya. Bagi saya cukup menyulitkan.” ujar gadis kelahiran tahun 1999 ini.

cintia1

Di babak semi final yang akan mulai digelar besok (13/11) pukul 17.00 WIB, Silvi kembali harus berjumpa dengan unggulan. Tak tanggu di perebutan tiket final nanti, unggulan teratas yang akan menjadi lawannya, Aurum Oktavia Winata. Atlet asal asal Jaya Raya Jakarta ini lolos ke semifinal usai menang tipis 21-19 dan 21-19 atas Tria Nur Saadiyah dari Pusdiklat Telkom Jabar.

Menanggapi permainan melawan unggulan teratas itu, Silvi menjawab singkat. “Pokoknya main maksimal aja, urusan menang atau kalah itu belakangan. Pastinya usaha dahulu aja sih,” pungkasnya.

Babak semifinal lainnya sendiri akan mempertemukan Isra Faradilla unggulan tiga asal Exist Jakarta yang akan menantang unggulan dua Winda Puji Hastuti dari FIFA Badminton Club.

back to top