Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Sidang praperadilan pertama kasus pembakaran Mapolsek Merangin

Sidang praperadilan pertama kasus pembakaran Mapolsek Merangin

Merangin-KoPi| Sidang praperadilan pertama yang diajukan Ismail Fahmi tersangka pembakaran Mapolsek Tabir (20/09) kemarin digelar di Pengadilan Negri Bangko.

Tergugat adalah Polres Merangin. Sidang pra-peradilan tersebut di mulai sekitar pukul 9.45 WIB dipimpin secara lansung oleh Bunggaran Pakpahan, SH MH.

Hadir kuasa hukum penggugat Fikri Riza SH. MH dan Mudrika SH. MH. Pihak tergugat hadir pula Wakapolres Merangin Kompol Harrifinal yang didamping Kasat Reskrim Iptu Fahrurrozi dan Ipda Facthurrahman.

Dalam sidang tersebut hanya dijadwalkan mendengarkan permohonan tentang sah atau tidaknya proses hukum yang di tetapkan pihak penyidik Polres Merangin.

Wakapolres Merangin Kompol Harrifinal mengatakan sidang pra-pedillan hari ini adalah sidang pertama pembacaan tuntutan dari pihak pemohon.

"Pada intinya kita akan kordinasikan dengan pimpinan. Jelas bahwa untuk prapradilan itu tidak, di wajibkan, dihadirkan untuk tersangka, karna sifatnya pra peadilan ini sifatnya hanya admintrasi," terangnya.

Sidang akan dilanjut besok dengan jadwal jawaban termohon terhadap gugatan pemohon. "Kami akan mempersiapkan gugutan termohon, dalam perkara ini karna kita mengacu padan perkam 14 tahun 2012 tentang pedoman penyidikan," Kata Harrifinal.

Kuasa hukum Ismail Fahmi, Mudrika mengatakan agenda sidang pembacaan permohonan praperadilan terkait penetapan tersangka yang dinilainya tidak sesaui prosedur hukum yang berlaku.

"Adapun yang kita ajukan dalam persidangan peraadilan ini, sah atau tidaknya penetapan tersangka oleh pihak termohon, penakapan tersangka oleh termohon , dan penahanan tersangka oleh pihak termohon, itu yang jadi tuntutan kita,"katanya.

"Penundaan hari ini karna pihak termohon belum siap dengan jawaban mereka , jadi sidang di tunda sampai besok (21/09) dengan agenda, jawaban dari pihak termohon dalam hal ini polres merangin,"lanjutnya

"Penetapan tergadap Fahmi sebagai tersangka kami rasa belum cukup bukti yang ditetapkan. Bukti berdasarkan pasal 183, penetapan tersangka tersebut harus ada 5 bukti pertama saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk,pengakuan terdakwa,"tambhnya Murdika

"Jadi dalam hal ini kami belum cukup bukti atas penetapan tersangka,menimal dua alat bukti kalau menetepakan sesorang sebagai tersangka ,jadi kami megangap belum cukup, sehinga kami mengajukan gugatan praperadilan, karena kami anggap tidak sesuai prosedur."lanjutnya

Selain itu, menurut Mudrika masalah prosedur penahan dan penangkapan,juga tidak terpenuhi dan menyalahi prosedur ,itu sesuai pasal 18 ayat 3,mengataka setelah sesorang di tangkap, salinan atau tembusan surat penahan itu harus di berikan segera kepada pihak keluarga.

"Dalam hal teraebut tidak dilakukan , sehingga kami dari pihak kuasa hukum bersama istrinya, datang untuk meminta pada pihak termohon barulah .di kasih, begitu juga dengan surat penahanya. Seharusya setelah melakukan penahan, seharusnya lansung di kasih ,paling tidak dalam 1 kali 24 jam harus di kasih.

"Sejauh ini dipangil secara formal sebagi saksi belun ada, nah di sini kami mempunyai penelian sendiri tidak terpenuhi secara prosedur, karena klayen kami datang ke Polres Merangin, tujuanya untuk memverifikasi."ujarnya.

"Klien kami tanpa dipanggil, dengan itikad baik klien kami datang Kapolres Merangin untuk menghadap,namun sampai di Polres Merangin ternyata klayen kami lansung di lakukant pemeriksaan, selajutnya ditangkap, dan ditahan. Dan pada hari Sabtunya tanggal 3 Klien kami di tetapkan sebagai tersangka dan lansung di tahan," tutupnya.| Charles

back to top