Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Siapa tak terhanyaut di alunan merdu nan syahdu ini ?

Siapa tak terhanyaut di alunan merdu nan syahdu ini ?

Surabaya-KoPi| Sontak keriuhan berubah menjadi syahdu yang menari-nari lembut. Hampir setiap mata memandang, hampir setiap telinga tersentuh keindahan. Alunan mengabarkan suara-suara alam, dalam susunan nada-nada jelita. Inilah alunan musik Kolintang.

Fatma Saifullah Yusuf bersama para perempuan Jawa Timur melakukan semacam gerakan Kolintang sebagai alat musik asli nusantara. Salah satu gerakan itu Fatma dan BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan lomba musik Kolintang.

Lomba musik Kolintang berlangsung pada hari Minggu (23/4/16) di Grand City, Surabaya. Ada 14 kelompok dari organisasi -organisasi wanita anggota BKOW, perwakilan instansi pemerintah dan swasta. 

"Musik Kolintang merupakan identitas keindonesiaan. Sifat lembut, alami dan suara menyentuh menggambarkan sisi terdalam budaya Indonesia. Lomba ini adalah satu dari sekian proses yang kita lakukan agar musik asli nusantara ini terjaga."

Menjaga musik Kolintang sama artinya menjaga budaya adiluhung Indonesia. Fatma berkomitmen memperjuangkan Kolintang sebagai warisan dunia yang diakui oleh UNESCO atau lembaga pendidikan dan kebudayaan dunia.

Dewan Juri antara lain Arif (Itamaraya), Bambang Supriyanto (STKW Surabaya) dan Doni (instruktuf musik kolintang) terlihat puas dan cukup kesulitan menentukan mana yang terbaik. Hal ini tidak lepas dari penampilan para peserta yang menjiwai dan terlatih baik.

Keputusan dewan juri akhirnya menyatakan bahwa Juara I diperoleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Ngawi, Juara II diberikan kepada Armatim, dan Juara III dari kelompok Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan juaran harapan I diraih Persatuan Isteri Petrokimia Gresik, Harapan II Disbudpar, dan Harapan III dimenangkan oleh Yala Senastri Kobangdikal. |Labibah|

back to top