Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Shakespeare lebih dikenal di luar Inggris

Shakespeare lebih dikenal di luar Inggris

KoPi│Shakespeare telah meninggal 400 tahun yang lalu, namun ia lebih populer di luar negeri daripada di Inggris. Padahal Shakespeare memiliki kontribusi dan pengaruh yang tinggi pada kemakmuran di Inggris, menurut survey YouGov yang dipublikasikan pada hari ini, Selasa (19/4)



British Council yang menugaskan survei YouGov pada 18.000 orang dari 15 negara, hasil penelitian menunjukkan bahwa Shakespeare dikenal luas secara internasional, banyak yang menyukai dan mengerti akan Shakespeare.

"Empat ratus tahun setelah kematiannya, Shakespeare bekerja secara terus menerus memainkan peran penting dalam mendidik dan menghibur orang di seluruh dunia," kata Dewan Rosemary Hilhorst dalam sebuah pernyataan.

British Council yang meningkatkan hubungan budaya antara Inggris dan negara-negara lain, kata Shakespeare berpengaruh secara internasional dalam membantu menghasilkan sikap positif terhadap Inggris.

Lebih dari sepertiga orang mengaku bahwa Shakespeare mengakibatkan presepsi mereka lebih positif dalam menilai Inggris secara umum, jumlah terbesar responden yang berpendapat demikian berasal dari Brazil (57 persen) dan India (62 persen).
Survei tersebut juga menemukan bahwa Shakespeare lebih populer dan disukai masyarakat (65 persen) , diketahui dan masih dianggap relevan di luar negeri saat ini daripada di negara asalnya (59 persen).

Namun, Shakespeare memiliki popularitas yang lebih rendah di negara-negara berbahasa Inggris lain seperti Australia dan Amerika Serikat, daripada di negara-negara non-berbahasa Inggris seperti China, Turki dan Meksiko, yang masuk dalam survey.

British Council mengatakan bahwa popularitas Shakespeare berpengaruh secara langsung pada ekonomi Inggris, bukan hanya dalam hal menarik pengunjung ke bioskop, tetapi Shakespeare juga berkontribusi pada posisi negara Inggris di dunia yang berefek dalam menarik wisatawan.

Karya William Shakespeare, yang meliputi 38 drama dan 154 soneta telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 80 bahasa, dan dilakukan di seluruh dunia. Tanggal yang tepat atas kematiannya tidak diketahui, tetapi pemakamannya diselenggarakan pada 25 April, 1616. │reuters.com

back to top