Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Setyaldi incar gelar ketiga

Setyaldi incar gelar ketiga

Mataram-KoPi| Atlet tunggal putra asal Guna Dharma Bandung, Setyaldi Putra Wibowo turut bersaing dalam perburuan gelar juara Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Nusa Tenggara Barat Open 2015. Mengantongi dua gelar juara, Aldi – begitu ia akrab disapa – kini tengah mengincar gelar ketiganya di tahun 2015.

Aldi sukses menjadi juara di seri Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Sukses di dua seri ini menjadi pemicu baginya untuk bisa kembali meraih gelar di GOR 17 Desember, Mataram.

“Target di sini inginnya juara lagi setelah di Pontianak dan Jawa Barat. Semoga di sini saya bisa meraih gelar ketiga saya,” ungkapnya.

Aldi pun sukses melalui babak kedua yang digelar Selasa (27/10) sore. Berhadapan dengan L Hendra Kurniawan dari Warna Agung Perkasa, Aldi terlihat sangat dominan. Ia sukses membukukan kemenangannya ini dengan 21-8 dan 21-11. Dimana di babak pertama yang digelar pada pagi hari, Aldi tak harus bermain karena dirinya mendapat bye.

“Di pertandingan tadi sudah mulai bisa beradaptasi dengan lapangan, saya menikmati pertandingan tadi. Tidak ada kendala teknis bertanding untuk pertama kali di GOR Ini, lawan masih jauh jadi saya masih bisa mengatasinya,” tambahnya.

Namun untuk bisa memenuhi ambisinya di Djarum Sirnas seri ke delapan di tahun 2015 ini, Aldi tentu tak akan menang mudah begitu saja. Di babak ketiga yang akan digelar besok (28/10), Aldi akan berjumpa dengan Nathaniel Ernestan Sulistyo dari Tangkas Jakarta. “Untuk besok persaingan sudah mulai ketat, soalnya lawannya juga lebih bagus. Saya harus tetap waspada, dan tetap memikirkan kalau saya masih punya peluang. Persaingan tidak akan jauh dari apa yang terjadi di Pontianak, saya harus lebih percaya diri,” pungkasnya.

Selain Setyaldi, unggulan dua dari Pelita Bakrie Jakarta, Rifan Fauzin Ivanudin pun berhasil menang mudah. Berhadapan dengan Iqbal Maulana dari Maras Badminton Club, Rifan unggul jauh 21-5 dan 21-6.

back to top