Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Setiap tahun kasus HIV/AIDS di DIY meningkat

Setiap tahun kasus HIV/AIDS di DIY meningkat

Jogja-KoPi| Masyarakat Yogyakarta yang terkena HIV sebagian besar perempuan pekerja. Setiap tahun di daerah dan kota, penderita HIV cenderung semakin naik. Hal ini tercatat dalam pemeriksaan di puskesmas se-Yogyakarta.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, drg. Inni Hikmatin, M. Kes menegaskan dalam diskusi Hak Asasi Perempuan bertema Perempuan, Akses, dan Kebijaksanaan di RM Den Nany Tamansiswa Yogyakarta (30/11).

Inni Hikmatin mengatakan HIV tidak dapat disembuhkan dan hanya dapat dicegah melalui penyumbatan penyebarannya melalui pengobatan secara rutin.

Sementara itu, Direktur Hak Asasi Perempuan, Mirawati menyatakan, selama penanganan HIV hanya pada perempuan saja seperti screening, pemeriksaan rutin, pembelajaran adanya KB, malah menghalangi perempuan dalam berhubungan seks.

“Penanganan HIV itu harus secara kompleks dan tidak hanya secara finansial saja. Penyakit ini harus ditangani dengan benar dari hulu ke hilir, agar hasil yang diperoleh benar-benar dapat menangani penyebarannya,” terang Mirawati.

Penularan HIV melalui hubungan seksual bisa terjadi pada heteroseksual (laki suka perempuan begitupun sebaliknya) yang dilakukan di dalam maupun di luar nikah, serta homoseksual. Hal ini akan menular jika hubungan seksual dilakukan dengan orang yang mengidap HIV dan laki-laki tidak memakai alat kontrasepsi (kondom).
Kaswanto Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kota Yogyakarta menyatakan melalui sosialisasi alat kontrasepsi (kondom) mungkin memberi efek yang dapat mengurangi nilai penularan HIV/AIDS lebih meluas.

Pencegahan penyebaran HIV dan AIDS melalui beragam cara. Salah satu pencegahannya dengan memberi aturan agar tempat-tempat lokalisasi harus menyediakan alat kontrasepsi. Dengan kata lain, upaya ini untuk menekan kasus penyebaran HIV/AIDS di kota Yogyakarta yang kian meningkat, tambah Kaswanto.

"Dengan diadakannya sosialisasi oleh KPA dengan anjuran penggunaan kondom ketika berhubungan seks, menunjukan betapa pedulinya pemerintah tentang berbahayanya HIV pada generasi selanjutnya", terang Kaswanto.

Kebijakan di tingkat nasional sudah mengamanatkan hukum dilaksanakan yang terkait dengan HIV, seperti yang dijelaskan oleh KPA agar tidak menyebar terlalu luas karena semua sudah menjalar hingga ibu rumah tangga. Jika sudah diketahui terdeteksi HIV maka pemerintah hanya dapat mencegah dengan obat. Selain itu dari pihak pemerintah menyebarkan alat kontrasepsi di tempat lokalisasi bertujuan untuk melindungi para perempuan agar suami mereka tidak terkena HIV. |Cucuk Armanto

back to top