Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Setiap 5 menit, korban meninggal Palestina berjatuhan

Setiap 5 menit, korban meninggal Palestina berjatuhan

Gaza-KoPi, Jumlah korban meninggal akibat serangan Israel yang terus menerus menggempur Gaza, terus meningkat. Jumlah korban saat ini menjadi 733 orang dan 4600 orang luka-luka, bagian medis Palestina mengatakan pada hari Kamis (24/7).

Ashraf al-Qedra, juru bicara dari Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan korban meninggal setiap 5 menit terus bertambah di tengah sangat kurangnya persedian obat-obatan.

Dia mendesak para organisasi hak asasi internasional dan organisasi kesehatan untuk melindungi penduduk sipil Palestina di Jalur Gaza.

Sementara itu, Tayseer Amro, wakil menteri perekonomian nasional, mengatakan kepada Xinhua bahwa roda ekonomi penduduk Palestina telah berhenti dan semua aktivitas ekonomi lumpuh.

3.000 rumah lebih, menurut kelompok hak asasi Gaza, telah rusak dan hancur dalam serangan udara dan serangan tank selama 17 hari ini.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top