Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Seram! Nenek kanibal ini diduga sudah makan 11 orang!

Seram! Nenek kanibal ini diduga sudah makan 11 orang!
KoPi| Kepolisian Rusia baru-baru ini menangkap seorang pensiunan yang dijuluki "Nenek Pembantai". Tamara Samsonova, nenek berusia 68 tahun asal St. Petersburg ini dicurigai telah membunuh 11 orang dalam waktu 20 tahun terakhir. Korban terakhir dipenggal, lalu kepalanya direbus dalam panci.
 

Samsonova mengaku pada polisi, ia membius korban terakhir, Valentina Ulanova, setelah si korban mengatakan tak ingin berbagi apartemen dengannya. "Saya pulang dan mencampurkan sekotak obat bius pada salad kegemarannya. Saya bangun pada pukul 2 pagi dan menemukan ia tergeletak di lantai, lalu saya memotong-motong tubuhnya," ungkapnya pada koran Rusia, Komsomolskaya Pravda.

Samsonova mengatakan, ia tak bisa mengangkat tubuh Ulanova ke kamar mandi, jadi ia memotong-motong tubuh Ulanova di dapur dengan gergaji kecil. Bagian tubuh pertama yang ia potong adalah kepala Ulanova, yang lalu direbus bersama potongan tangan di panci besar. Sisa tubuh Ulanova dibuang di dekat sebuah kolam.

Perbuatan keji Samsonova ketahuan pada tanggal 26 Juli lalu setelah anjing-anjing di sekitar lingkungannya mengendus potongan tubuh Ulanova yang dibuang. Polisi Rusia menerjunkan tim besar untuk memburu pelaku mutilasi tersebut. Ketika polisi tiba di apartemen Samsonova, nenek tersebut mengakui perbuatannya. Ia juga mengakui tiga kasus pembunuhan lain yang telah dilakukannya.

Namun polisi tidak percaya begitu saja pengakuan Samsonova. Mereka menggeledah apartemen Samsonova dan menemukan sebuah buku harian yang ditulis dalam bahasa Rusia, Jerman, dan Inggris. Dalam buku tersebut Samsonova menulis ia telah melakukan sepuluh pembunuhan selama 20 tahun terakhir. Polisi juga menyelidiki apakah ia bertanggung jawab pada hilangnya suaminya 15 tahun lalu.

Polisi mencurigai Samsonova sebagai seorang kanibal, namun teori lain menyebutkan ia merebus korbannya untuk menghilangkan jejak. |Daily Mail|

back to top