Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Seram! Nenek kanibal ini diduga sudah makan 11 orang!

Seram! Nenek kanibal ini diduga sudah makan 11 orang!
KoPi| Kepolisian Rusia baru-baru ini menangkap seorang pensiunan yang dijuluki "Nenek Pembantai". Tamara Samsonova, nenek berusia 68 tahun asal St. Petersburg ini dicurigai telah membunuh 11 orang dalam waktu 20 tahun terakhir. Korban terakhir dipenggal, lalu kepalanya direbus dalam panci.
 

Samsonova mengaku pada polisi, ia membius korban terakhir, Valentina Ulanova, setelah si korban mengatakan tak ingin berbagi apartemen dengannya. "Saya pulang dan mencampurkan sekotak obat bius pada salad kegemarannya. Saya bangun pada pukul 2 pagi dan menemukan ia tergeletak di lantai, lalu saya memotong-motong tubuhnya," ungkapnya pada koran Rusia, Komsomolskaya Pravda.

Samsonova mengatakan, ia tak bisa mengangkat tubuh Ulanova ke kamar mandi, jadi ia memotong-motong tubuh Ulanova di dapur dengan gergaji kecil. Bagian tubuh pertama yang ia potong adalah kepala Ulanova, yang lalu direbus bersama potongan tangan di panci besar. Sisa tubuh Ulanova dibuang di dekat sebuah kolam.

Perbuatan keji Samsonova ketahuan pada tanggal 26 Juli lalu setelah anjing-anjing di sekitar lingkungannya mengendus potongan tubuh Ulanova yang dibuang. Polisi Rusia menerjunkan tim besar untuk memburu pelaku mutilasi tersebut. Ketika polisi tiba di apartemen Samsonova, nenek tersebut mengakui perbuatannya. Ia juga mengakui tiga kasus pembunuhan lain yang telah dilakukannya.

Namun polisi tidak percaya begitu saja pengakuan Samsonova. Mereka menggeledah apartemen Samsonova dan menemukan sebuah buku harian yang ditulis dalam bahasa Rusia, Jerman, dan Inggris. Dalam buku tersebut Samsonova menulis ia telah melakukan sepuluh pembunuhan selama 20 tahun terakhir. Polisi juga menyelidiki apakah ia bertanggung jawab pada hilangnya suaminya 15 tahun lalu.

Polisi mencurigai Samsonova sebagai seorang kanibal, namun teori lain menyebutkan ia merebus korbannya untuk menghilangkan jejak. |Daily Mail|

back to top