Menu
Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Prev Next

Seminar pemilih pemula di UGM

Seminar pemilih pemula di UGM

Yogyakarta-KoPi, Pemilih pemula Pemilu 2014 diperkirakan akan mengalami peningkatan. Hal ini diungkap dalam workshop yang diadakan di UGM Universitas Gajah Mada,Pemilih Pemula, Peluang, Persoalan dan Harapan.Data itu dapat diprediksi melalui data demografi. Jumlah pemuda yang tinggi mencapai 62 juta orang atau sekitar 26 persen.

Tingginya angka pemilih pemula dapat dilihat sebagai potensi, namun dapat pula ditenggarai sebagai persoalan. Dalam proses politik pemilih pemula di tahun 2014 tentu akan menjadi pembelajaran politik yang potensial bagi pembangunan bangsa. Sebaliknya, kemungkinan untuk menjadi golput tentu akan memunculkan kekhawatiran yang menjelaskan bahwa apatisme terhadap proses politik di Indonesia justru semakin nyata.


Disinilah perlu diletakkan secara dini akan arti penting pendidikan politik bagi pemilih pemula yang sebagian masih duduk di bangku sekolah. Di sadari atau tidak hingga detik ini dunia politik masih meletakkan generasi ini sebagai objek sasar saja.
Harapan untuk para pemilih pemula ini begitu besar terhadap generasi penerus bangsa untuk siap meneruskan tongkat estafet kekuasaan. Para pemilih pemula harus kritis dengan sikap dan ide yang tetap konstruktif. Agar bangsa ini akan mampu mewujudkan kehidupan yang lebih baik lagi, demikian Deshinta Dwi Asriani mengungkapkan.


Reporter: Sarah Lee, Winda Efanur FS

back to top