Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Seminar Nasional: INNOVATION INVASION 2016

Seminar Nasional: INNOVATION INVASION 2016

Jogja-KoPi| Kegiatan Seminar merupakan salah satu program kerja tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (HMPSM FE UAJY). Tahun ini HMPSM FE UAJY kembali menyelenggarakan Seminar Nasional: Innovation Invasion dengan tema “It’s time to be creative and innovative” pada Kamis, 19 Mei 2016 di Auditorium Kampus 3 Gedung Bonaventura FE-UAJY.

Tema yang tahun ini adalah "Innovation Invasion: It’s time to be creative and innovative". Seminar bertujuan meningkatkan wawasan, kreativitas, dan inovasi dari mahasiswa. Invasi inovasi yang dimaksud dalam seminar ini adalah bagaimana para inovator menciptakan ide yang segar dalam perubahan dunia yang cepat, serta menjadi inovator yang dapat membedakan diri dari para followers. Seminar Innovation Invasion ini mendatangkan 5 pembicara baik dari akademisi, serta pebisnis online dan industri.

Pembicara akademisi, Gabriella Hanny Kusuma, SE., MSc (FE UAJY) mememaparan tentang tantangan-tantangan dalam inovasi yang saat ini sangat beragam dan harus dihadapi oleh para innovator, termasuk tidak pernah takut ataupun berhenti untuk berinovasi dalam hal yang baik.

Sesi pembicara pebisnis diawali oleh Rizna Marizna (founder dan CEO Bakpiapia). Rizna memaparkan tentang awal mula usaha Bakpiapia yang dijalani dan bagaimana cara melakukanan inovasi agar mampu bersaing dengan produk lain serta tak henti memasarkan produknya, baik melalui pameran-pameran domestik dan luar negeri serta promosi melalui media sosial.

Pembicara ketiga adalah Dr. Gideon Hartono yang merupakan owner dari PT. K-24 Indonesia, Ergia Klinik Skin Care, Agatha Photo Studio, dan Hi-Lab. Gideon bercerita bagaimana awal mula usaha dari apotek K-24 sehingga dapat berkembang sampai saat ini dan inovasi-inovasi yang dilakukan apotek K-24 dengan metode virtual (www.k24klik.com).

Selanjutnya Rahmat Danu Andika (Head Business Partner Bukalapak.com.) memaparkan bagaimana bersusahpayah bersama teman-temannya mendirikan Bukalapak.com dengan misi untuk memberdayakan individu dan UKM untuk tumbuh bersama membangun kekuatan ekonomi Indonesia. Rahmat berpesan bahwa cara berinovasi adalah dengan memodifikasi hal yang sudah ada untuk dapat bersaing di pasaran dan menjelaskan bahwa apa yang sudah ada di dalam pikiran harus segera dituangkan agar menjadi sesuatu yang inovatif.

Pembicara yang terakhir yaitu Muhammad Arief Yakoeb, seorang creativepreneur, CEO dari OPPAI YAKITORI, penulis buku, blogger, dan juga youtuber. Arif amat kreatif dan banyak digemari oleh anak muda. Ketenarannya berawal dari akun twitter-nya dengan username @poconggg, ia juga menulis buku “Pocong Juga Pocong” hingga pada akhirnya dijadikan sebuah film dan membuat website www.nyunyu.com. Kini ia menekuni bisnis bidang kuliner, yaitu Sate Jepang dengan nama OPPAI YAKITORI. Menurut Arif, inovasi berawal dari kebutuhan kita sendiri dan dalam berinovasi kita dituntut untuk tetap profesional. “Profesionalitas dalam inovasi itu ditandai dengan adanya visi dan misi dalam inovasi yang kita lakukan.”

Acara yang dihadiri sekitar 300 orang mahasiswa UAJY dan universitas lain ini melibatkan mahasiswa Program Studi Manajemen FE UAJY sebagai MC (Severus Elmo dan Aprilia Kolondam), serta moderator (Dantiana Galuh). Selain itu, hadir pula Dekan FE UAJY (Bapak Drs. Budi Suprapto, MBA., Ph.D.), Ketua Program Studi Manajemen FE UAJY (Ibu Debora Wintriarsi H., SE., MM., MSc.), beberapa dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi UAJY, serta para sponsor dan media. 

back to top