Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Seminar menumbuhkan peran kemandirian perempuan

Seminar menumbuhkan peran kemandirian perempuan

Jogja-KoPi|"Ekonomi keluarga tidak hanya bisa diserahkan kepada suami, seorang istri juga dapat ikut serta dalam menompang perekonomian keluarga", jelas Ir. Yeni Sulistyani, seorang praktisi peternakan dalam seminar yang bertemakam menumbuhkan Perempuan Pejuang yang Mandiri dan Kompetitif dalam pembangunan Peternakan, bertempat di Auditorium Fakultas Peternakan UGM, Rabu (20/4).

Minimnya aspek perempuan pada kegiatan-kegiatan produktif membuat perempuan semakin tak berdaya dan kurang mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi pada kegiatan politik dan Ekonomi. Partisipasi perempuan di pusat tenaga kerja masih 49 persen jika dibandingkan dengan 80,2 persen laki-laki. Perempuan masih dipandang sebagai subordinat dalam sebuah keluarga dan pekerjaan.

Padahal, perempuan juga dapat menompang perekonomian keluarga dari dasar tanpa harus meninggalkan keluarganya. Peternakan merupakan salah satu cara yang dapat diambil seorang istri dalam membantu perekonomian keluarga. "Dengan bekerja di peternakan terutama di Peternakan ayam petelur, anak-anak tidak akan kelaparan karena setiap pulang ibunya membawa telur yang dapat digunakan untuk lauk, selain mendapatkan gaji tiap bulannya", papar", Yeni Sulistyani.

Beternak merupakan tradisi masyarakat, walahpun tidak 100% dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, paling tidak beternak dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarha sebesar 50%. Beternak telah menjadi budaya yang dilakukan masyarakat Indonesia walaupun hanya 5 atau 10 ekor saja yang diternak.

Perempuan memiliki jiwa leadership, ketelatenan, keloyalan, dan keluwesan yang lebih dibandingkan laki-laki. "Jiwa leadership yang dimiliki oleh ibu-ibu, ketelatenan, keloyalan, dan keluwesan yang penting dalam dunia Peternakan", jelas Yeni Sulistyani. Dalam dunia peternakan tidak diperlukan kepintaran namun ketelatenan dan keloyalan. Selain itu, perempuan juga memiliki keahlian dalam proses loby dan negosiasi yang lebih dibandingkan laki-laki yang akan memudahkan pemasaran hasil peternakan.

"Wanita perlu bangun dan jeli dalam melihat peluang yang ada termasuk dalam dunia peternakan. Jatuh bangun dalam dunia peternakan adalah hal yang biasa, tempaan akan menjadikan wanita menjadi lebih tangguh dalam usaha peternakan", kata Yeni Sulistyani.

back to top