Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Sembilan orang dihukum mati di Xinjiang

Sembilan orang dihukum mati di Xinjiang

Cina-KoPi, Pemerintah Daerah Xinjiang yang gelisah akhirnya menetapkan hukuman mati kepada sembilan orang yang melakukan tindak kejahatan “kekerasan terorisme” sebagai bagian dari tindakan negara dalam menumpas kelompok sparatis.

Pengumuman ini muncul di portal berita negara Xinjiang Net yang melaporkan pada hari Kamis bahwa 29 tersangka lainnya juga dihukum karena menimbukan gerakan separatis di ibukota daerah Urumqi, tempat terjadinya bom bunuh diri yang menewaskan 39 orang bulan lalu.


Seluruhnya ada 81 orang dari Xinjiang yang diberi hukuman karena terlibat dalam “organisasi teroris” yang melakukan pembunuhan berencana dan pembakaran rumah dengan sengaja, menurut laporan siaran radio negara, CCTV.


“Dari 81 orang tersebut, enam orang dihukum mati, dan tiga orang diberi hukuman mati dengan masa penangguhan selama dua tahun,” papar CCTV. Sementara yang lainnya dipenjara seumur hidup atau diberi hukuman yang lebih pendek.


(Ana Puspita)
Sumber: Aljazeera.com
 
 

back to top