Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Selamatkan pengguna narkoba dengan rehabilitasi, bukan penjara

Selamatkan pengguna narkoba dengan rehabilitasi, bukan penjara

Tangerang-KoPi| Sanggar Dhian Riang Utama menggandeng Badan Narkotika Nasional serta para pelaku seni tradisi Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Anti Narkoba Bagi Para Pelaku Seni TradisiI dengan tema “Selamatkan Pengguna Narkoba Dengan Rehabilitasi Bukan penjara” Senin, 15 Juni 2015 di Jl. Manunggal V No. 10 RT. 001/05, Perigi Baru, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Turut hadir tiga narasumber yang berkompeten dibidangnya masing-masing, Andi Sardono, Surveyor Badan Narkotika Nasional, Uki Bayu Sedjati, Tokoh Seniman Tangerang Selatan, Rik A Sakri, Tokoh Seniman Jakarta Selatan, Chavcay Saefullah, Ketum Dewan Kesenian Tangerang Selatan, serta para pelaku seni tradisi Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

Menurutnya bahwa mensosialisasikan Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yaitu jaminan ketersediaan rehabilitasi medis dan sosial adalah sangat penting bagi masyarakat, sehingga seluruh masyarakat, khususnya pelaku seni tradisi diharapkan mampu menolong atau menyelamatkan pengguna narkoba demi masa depan mereka.

“Ini tidak lain bertujuan untuk mengembalikan pengguna narkoba ke dalam kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Tentunya semua harus berjalan tanpa mengabaikan proses hukum bahwa pengguna narkotika dan pengguna tetap tidak boleh dijebloskan ke penjara, melainkan dipulihkan di lembaga perawatan dan rehabilitasi.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan harapan seluruh komponen kekuatan sosial politik, organisasi/lembaga kemasyarakatan, khususnya pelaku seni tradisi perlu saling bahu-membahu, membina persatuan dan kesatuan serta berkiprah mempersembahkan karya terbaik untuk mewujudkan Indonesia bebas penyalahgunaan narkoba.

“Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa rehabilitasi bagi pengguna narkoba jauh lebih baik daripada di penjara,” tandasnya.

back to top