Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Selain seni, FKY bisa angkat ekonomi warga Jogja

Suasana konferensi pers FKY di Taman Kuliner Suasana konferensi pers FKY di Taman Kuliner

Jogjakarta-KoPi| Festival Kesenian Yogyakarta ke-27 akan digelar di Taman Kuliner Condong Catur dari 19 Agustus sampai 5 September 2015. FKY ke-27 ini mengangkat tema 'Dandan'. Dandan dalam bahasa Jawa memuat dua aktivitas bersolek dan berbenah.

Bersolek identik dengan kualitas estetika, paras atau penyajian. Sementara berbenah upaya perbaikan fisik dan non fisik. Kolaborasi makna 'Dandan' menjadikan FKY ke-27 sebagai panggug penyajian kesenian.

Sementara anggota panitia FKY, Ishari Sahida yang akrab disapa Ari Wulu mengatakan teman 'Dandan' sekaligus menjadi otokritik kepada masyarakat. 

Menurut Ari Wulu kebanyakan aktivitas ekonomi lebih dikuasai oleh masyarakat pendatang daripada masyarakat Jogja asli. "Fasilitasi (FKY) kepada masyarakat, sekarang di kampung banyak orang asing ini unsur otokritik masyarakat bersaing secara ekonomi," tutur Ari Wulu saat konferensi pers di Taman Kuliner pukul 11.00 WIB.

Pengunjung FKY dari tahun ke tahun cukup baik. Target pengunjung FKY ke-27 akan menarik pengunjung 5 ribu orang per hari. Pembukaan FKY ke-27 pada 19 Agustus 2015 dengan pawai edan-edanan. Pawai street performance dengan rute start di PKKH UGM - Perempatan Selokan Mataram. Pawai dimulai pukul 15.00 WIB dengan diikuti oleh 30 kontingen dari kabupaten-kabupaten dan kota di Jogja.

Selain menampilkan ratusan pagelaran kesenian dan kuliner Jogja, menurut Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Umar Priono, -FKY ke-27 akan mengambil setting Panggung Krapyak sebagai upaya mengenalkan kembali salah satu bangunan heritage Jogjakarta. |Winda Efanur FS|

back to top