Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Segumpal daging bernama Kurawa

Segumpal daging bernama Kurawa

Dalam pewayangan korawa atau kaurawa dikategorikan kelompok antagonis ( misal : curang, serakah, pemarah, iri hati, penebar fitnah, pengaburan sejarah, pembohongan, ketidakadilan dan lain-lain...oya kawan-kawan boleh menambahkan he he he,,,,).

Kelahiran kurawa diluar kewajaran yang tidak masuk akal motivasi kelahirannya pun dari motivasi cemburu maupun sebuah iri. Kurawa adalah keturunan "kuru".....Gandari istri Dretarasta panik dan cemburu karena Dewi Kunti telah memberikan hadiah tiga putra pada Pandu sang suaminya.

Keirian hati si Gandari akhirnya menemui sang pertapa sakti bernama Byasa dan kemudian hamilah si Gandari. Namun lama ditunggu-tunggu  bayi dikandungannya tidak  jua terlahir maka kefrustasian si Gandari, dipukulnyalah kandungannya itu dan kemudian lahirlah.

Anehnya bukan bayi yang lahir namun hanya segumpal daging ya hanya segumpal daging. Gandari panik lalu memanggil sang pertapa. Kemudian oleh Byasa dipotong-potonglah daging itu menjadi 100 potongan. Kemudian dimasukkan kedalam guci-guci dan ditanamlah guci-guci itu didalam tanah selama satu tahun. Setelah satu tahun guci itu diangkat kemudian dibuka dan dari dalam guci munculah bayi-bayi itu......bayi dari segumpal daging bernama kurawa.

Jadi hanya segumpal daging sehingga pantas dalam perkembangannya tidak menjadi manusia seutuhnya, yaitu tak mampu memanusiakan manusia. Karena hanya segumpal daging maka tak punya hati dan jiwa serta hati nuraninya sudah tumpul. Sebab adanya nafsu-nafsu kedagingan yaitu serakah ingin menguasai, menghalakan segala cara untuk suatu tujuan, melakukan pembohongan dan menindas serta membikin resah rakyat.

Harapan kita bersama semoga bangsa Indonesia tercinta ini tidak hanya segumpal daging bernama kurawa namun bangsa yang punya peradaban. Yaitu bangsa Pandawa yang cinta damai dan persaudaraan, keberagaman ini menjadi kekayaan dan keindahan.
Menyikapi setiap persoalan dengan keteduhan bukan dengan sikap seakan mau perang sebab dalam satu bangsa ini tidak ada lawan maupun musuh. Ubah paradigma politik tentang kata lawan atau musuh kita ubah menjadi visi bangsa yaitu bangsa beradab.

Saatnya bangsa ini lahir kembali dan bangkit kembali sebab kita dilahirkan untuk menjadi generasi hebat yaitu generasi cerdas bangsa. Generasi kepemimpinan dengan keteladanan dan spirit gotong royong sebab membangun bangsa adalah kita semua menjadi bagian perubahan.

back to top