Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Sedih !! Sebuah pernyataan dari istri Kenji yang dipenggal ISIS

Sedih !! Sebuah pernyataan dari istri Kenji yang dipenggal ISIS

KoPi| Rinko, istri Kenji Goto yang dipenggal ISIS, meluapkan perasaannya. Berikut uraian kesedihannya : 

Nama saya Rinko. Saya istri Kenji Goto, wartawan yang ditahan oleh kelompok ISIS di Suriah. Dia dibawa pergi pada tanggal 25 Oktober 2014, dan sejak itu saya telah berusaha sekuat tenaga tanpa lelah dibalik layar untuk pembebasannya.
Saya belum berbicara sampai sekarang karena saya berusaha melindungi anak-anak saya dan keluarga dari perhatian media masa tentang nasib Kenji yang disiarkan seluruh dunia.
Kami memiliki dua orang anak perempuan yang masih kecil-kecil. Bayi kami berusia tiga minggu ketika Kenji meninggalkan kami. Saya sangat berharap putri kami, yang hanya dua orang bisa melihat ayahnya lagi. Saya ingin mereka berdua tumbuh mengetahui ayah mereka dan merasakan kasih sayang seorang ayah.
Suami saya adalah orang yang baik dan jujur. Ia pergi ke Suriah untuk menunjukkan situasi penderitaan di sana. Saya percaya bahwa Kenji juga mencoba mencari tahu tentang situasi sahabatnya, Haruna Yukawa. Saya sangat sedih dengan kematian Haruna dan mengucapkan belasungkawa yang terdalam untuk keluarga Haruna. Saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan.
Saya sadar bahwa Kenji dalam kesulitan ketika pada tanggal 2 Desember saya menerima email dari kelompok yang menahan Kenji.

Pada tanggal 20 Januari saya melihat video untuk kehidupan Haruna Yukawa dan Kenji bahwa mereka meminta tebusan 200 juta dolar (Rp 2,5 triliun). Sejak saat itu, saya berjuang untuk menyelamatkan hidupnya dengan mengirimkan email ke kelompok tersebut.
Dalam 20 jam terakhir para penculik membalas email saya dan membuat permintaan terbaru dan terakhir mereka :
Rinko,
ANDA HARUS MEMPUBLIKASIKAN DAN MEMBUKA PESAN INI KE MEDIA SELURUH DUNIA SEKARANG !! Jika sebaliknya, Kenji akan menjadi berikutnya!!!
Jika Sajida tidak di batas Turki untuk siap ditukarkan dengan Kenji pada Kamis 29 Januari saat matahari terbenam, pilot Yordania (Letnan Mu’ath al-Kaseasbah) akan dieksekusi segera! (Sajida (Sajida al-Rishawi) adalah "saudari ISIS yang terpenjara". Perempuan tersebut terlibat aksi teror pemboman di tiga hotel di Yordania pada tahun 2005). 

Saya takut bahwa ini adalah kesempatan terakhir untuk suami saya dan kami sekarang hanya punya beberapa jam tersisa untuk pembebasannya
dan kehidupan Letnan Mu’ath al-Kaseasbah. Saya mohon pemerintah Yordania dan Jepang untuk memahami nasib baik mereka yang berada di
tangan pemerintah.
Saya berterima kasih kepada Pemerintah Yordania dan Jepang untuk semua usaha mereka. Saya berterima kasih untuk kasih sayang mereka. Keluarga saya yang berbasis di Yordania ketika saya masih muda dan pergi ke sekolah di Amman sampai saya berusia 12 tahun, jadi saya memiliki kenangan indah dari Yordania dan rakyatnya.
Terakhir saya berterima kasih kepada keluarga saya, teman-teman dan kolega Kenji atas dukungan mereka terhadap putri saya dan saya selama tiga bulan terakhir.
Saya berdoa untuk kehidupan suami saya dan pilot Yordania Mu’ath al-Kaseasbeh.

Tetapi pada akhirnya ISIS memenggal Kenji Goto karena tidak adanya kesepakatan dari pemerintahan Jepang dan Yordania. |rorypecktrust.org|MNC|

back to top