Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Sebuah rekaman berkaitan dengan menghilangnya MH370

Salah satu kapal yang ikut mencari pesawat MH70 Salah satu kapal yang ikut mencari pesawat MH70

Perth-KoPi, Sebuah rekaman suara yang tertangkap di laut lepas Perth bisa dikaitkan dengan detik-detik ketika Pesawat Malaysia MH370 menghilang.

Para peneliti dari Curtin University yang dekat dengan Perth sedang meneliti perangkat yang berisi rekaman-rekaman di bawah air untuk membantu menemukan pesawat yang hilang pada bulan Maret tersebut.

Sebuah suara atau sinyal, yang muncul dari pulau Rottnest Island saat jam 1.30 pagi waktu setempat pada tanggal 8 Maret, bisa dikatakan berasal dari pesawat MH370 yang jatuh di Samudera Hindia tapi bisa juga akibat gejala alamiah.

Dr Alec Duncan, salah satu peneliti menjelaskan bahwa hasil penelitian dari sinyal pasif yang terletak 40 Km sebelah barat Rottnest Island bisa jadi merupakan tanda yang signifikan dari pesawat MH370.

“Data dari salah satu perekam IMOS (Integrated Marine Observing System) menunjukkan sinyal akustik yang jelas yang berkaitan dengan detik-detik-detik hilangnya pesawat tersebut saat itu,” ujarnya.

(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top