Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Saut Situmorang minta maaf, HMI tetap laporkan ke polisi

Saut Situmorang minta maaf, HMI tetap laporkan ke polisi

Jakarta-KoPi| Wakil Ketua KPK Saut Situmorang akhirnya menyampaikan permintaan maaf karena pernyataannya menyinggung Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Saut mengaku bahwa pernyataannya disampaikan secara tidak sengaja.

"Maka saya minta maaf atas pernyataan tersebut yang menyinggung tersebut. Kami percaya HMI selaku penggerak aktivis di Indonesia bisa menjadi mitra KPK dalam pemberantasan korupsi," katanya dalam siaran persnya, Senin, (9/5).

KPK akan segera menjalin silaturahim dengan pimpinan HMI untuk komunikasi lebih jauh. Ia mengatakan sengaja mengeluarkan pernyataan maaf sebelum bertemu HMI dulu. "Kami berharap kemarin bisa bertemu HMI," ucapnya.

Saut juga mengaku sama sekali tidak bermaksud menyinggung atau mendiskreditkan organisasi HMI.

"Omongan saya yang menyinggung itu saya sampaikan di luar bawah sadar saya, saya tidak berharap itu ditindaklanjuti," ujarnya.

Adapun pernyataan Saut yang dipersoalkan HMI sendiri yakni saat Saut menjadi narasumber acara "Harga Sebuah Perkara" di salah satu stasiun televisi swasta pada Kamis (5/5) malam.

Saut menuturkan hubungan korupsi dan kejahatan dengan orang-orang cerdas. Saat itu, dia menjadikan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) minimal LK I sebagai contoh dari relasi tersebut.

HMI tetap laporkan

Sementara itu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tetap melaporkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang ke Badan Reserse Kriminal Polri terkait kasus dugaan pencemaran nama baik.

Laporan tersebut diformalkan dengan surat nomor LP/479/V/2016/Bareskrim dan dibuktikan dengan surat nomor TBL/337/V/2016/Bareskrim, tertanggal 9 Mei 2016.

"Pernyataan ini tidak bisa dimaafkan begitu saja," kata Ketua Umum PB HMI Muhammad Fauzi usai membuat laporan di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (9/5).

Dalam surat tersebut disebutkan, Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang diduga melakukan pencemaran baik dan atau fitnah dan atau menyebarkAn informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian.

Saut diduga melanggar Pasal 310 junto 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana junto Pasal 28 ayat 2 junto Pasal 45 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Saya kira kami di HMI secara tegas akan mengusut, melakukan proses hukum, tidak ada proses damai," kata Fauzi.

Menurut Fauzi, pihaknya telah melayangkan somasi yang disampaikan di beberapa media. HMI memberikan waktu 2 x 24 jam agar Saut meminta maaf, namun tidak ditanggapi.

back to top