Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Sampanye berumur 170 tahun ditemukan di Dasar Laut

Sampanye berumur 170 tahun ditemukan di Dasar Laut

KoPi|Setiap ahli minuman anggur mengetahui bahwa harga dari anggur tua,  tapi hanya sedikit yang punya kesempatan untuk merasakan sampanye berumur 170 tahun dari dasar laut.

Pada tahun 2010, para penyelam menemukan 168 botol ketika menjelajah kapal tenggelam di Laut Baltic tepatnya di Finlandia. Ketika mereka merasakan anggur tersebut, mereka menyadari bahwa anggur ini telah berumur lebih dari 1 abad.

Pakar analisis kimia pada anggur kuno menunjukkan bagaimana anggur pada abad 19 itu dibuat.

Setelah 170 tahun terkubur di dasar laut, sampanye ini menunjukkan kepada kita tentang sejarah pembuatan anggur.” Tulis seorang peneliti di sebuah jurnal.
Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Phillipe Jeandet, seorang professor biokimia makanan dari Universitas Reims, Sampanye-Ardenne dari Prancis, peneliti menemukan bahwa komposisi anggur yang terdapat pada sampanye dalam kapal itu dan membandingkannya dengan sampanye modern.

Secara mengejutkan, “kami menemukan bahwa komposisi kimia pada anggur 170 tahun ini…sangat mirip dengan komposisi yang terdapat pada sampanye modern,” kata Jeandet pada Live Science. Namun, ada perbedaan yakni, “terdapat gula didalamnya.”

Komposisi kimia yang terdapat pada anggur tersebut sama persis dengan diharapkan oleh para ahli yang digambarkan sebagai “terpanggang, pedas, berasap dan kasar, bersatunya rasa buah dan tanaman.” |foxnews.com|Roihatul Firdaus|


back to top