Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Salah sasaran 2 tahanan tewas dalam Serangan ke Al- Qaeda

Salah sasaran 2 tahanan tewas dalam Serangan ke Al- Qaeda

KoPi| Gedung putih terpaksa mengakui terbunuhnya dua tahanan tidak bersalah telah dalam penyerangan bawah tanah yang menargetkan pasukan Al-Qaeda dan tidak mengetahui secara tepat kondisi sekitar drone tersebut Kamis lalu.

Kematian dari Dr Warren Weinstein, relawan dari Amerika dan Giovanni Lo Porto relawan dari Italia yang merupakan tahanan di Afghanitan dan Paskitan. Kejadian ini memeberi tekanan luar biasa kepada Barack Obama pada penyerangan drone yang mematikan itu.

Mereka telah menandai serangan pertama Amerika terhadap drone telah membunuh tawanan yang tidak berdosa dan menyerang Administrasi Obama untuk menyikapi dan mengungkapkan informasi secara jelas tentang operasi ini.

Meskipun penyerangan terhadap drone tersebut telah ditangani oleh seorang pengangan terrorism senior, tetapi tanpa mempunyai informasi yang jelas siapa yang ada di area tersebut, yang selalu saja diidentifikasi sebagai tempat pemimpin Al-Qaeda.

Sejam setelah Obama menyatakan “penyesalan terdalam” atas kematian kedua tahanan dan relawan tersebut, Juru Bicaranya Josh Earnest mengatakan bahwa keluarga korban akan mendapatkan kompensasi dan akan mendapatkan penjelasan yang jelas dari operasi tersebut.

Earnest juga mengatakan bahwa penyerangan tersebut dilakukan setalah adanya indikasi bahwa drone tersebut merupakan markas dari setidaknya satu pemimpin Al-Qaida dan tidak ada masyarakat sipil di sekitar area tersebut.
Ini merupakan waktu kedua Obama mengumumkan bahwa operasi militernya menewaskan warga tidak berdosa. Kritik telah mengalis ke Obama untuk terbuka tentang operasi yang militernya lakukan. American Civil Liberties Union pada marad telah meminta untuk terbuka tentang operasi militernya. | the guardian | Meiga Dwi A |

back to top