Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Salah sasaran 2 tahanan tewas dalam Serangan ke Al- Qaeda

Salah sasaran 2 tahanan tewas dalam Serangan ke Al- Qaeda

KoPi| Gedung putih terpaksa mengakui terbunuhnya dua tahanan tidak bersalah telah dalam penyerangan bawah tanah yang menargetkan pasukan Al-Qaeda dan tidak mengetahui secara tepat kondisi sekitar drone tersebut Kamis lalu.

Kematian dari Dr Warren Weinstein, relawan dari Amerika dan Giovanni Lo Porto relawan dari Italia yang merupakan tahanan di Afghanitan dan Paskitan. Kejadian ini memeberi tekanan luar biasa kepada Barack Obama pada penyerangan drone yang mematikan itu.

Mereka telah menandai serangan pertama Amerika terhadap drone telah membunuh tawanan yang tidak berdosa dan menyerang Administrasi Obama untuk menyikapi dan mengungkapkan informasi secara jelas tentang operasi ini.

Meskipun penyerangan terhadap drone tersebut telah ditangani oleh seorang pengangan terrorism senior, tetapi tanpa mempunyai informasi yang jelas siapa yang ada di area tersebut, yang selalu saja diidentifikasi sebagai tempat pemimpin Al-Qaeda.

Sejam setelah Obama menyatakan “penyesalan terdalam” atas kematian kedua tahanan dan relawan tersebut, Juru Bicaranya Josh Earnest mengatakan bahwa keluarga korban akan mendapatkan kompensasi dan akan mendapatkan penjelasan yang jelas dari operasi tersebut.

Earnest juga mengatakan bahwa penyerangan tersebut dilakukan setalah adanya indikasi bahwa drone tersebut merupakan markas dari setidaknya satu pemimpin Al-Qaida dan tidak ada masyarakat sipil di sekitar area tersebut.
Ini merupakan waktu kedua Obama mengumumkan bahwa operasi militernya menewaskan warga tidak berdosa. Kritik telah mengalis ke Obama untuk terbuka tentang operasi yang militernya lakukan. American Civil Liberties Union pada marad telah meminta untuk terbuka tentang operasi militernya. | the guardian | Meiga Dwi A |

back to top