Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Salah sasaran 2 tahanan tewas dalam Serangan ke Al- Qaeda

Salah sasaran 2 tahanan tewas dalam Serangan ke Al- Qaeda

KoPi| Gedung putih terpaksa mengakui terbunuhnya dua tahanan tidak bersalah telah dalam penyerangan bawah tanah yang menargetkan pasukan Al-Qaeda dan tidak mengetahui secara tepat kondisi sekitar drone tersebut Kamis lalu.

Kematian dari Dr Warren Weinstein, relawan dari Amerika dan Giovanni Lo Porto relawan dari Italia yang merupakan tahanan di Afghanitan dan Paskitan. Kejadian ini memeberi tekanan luar biasa kepada Barack Obama pada penyerangan drone yang mematikan itu.

Mereka telah menandai serangan pertama Amerika terhadap drone telah membunuh tawanan yang tidak berdosa dan menyerang Administrasi Obama untuk menyikapi dan mengungkapkan informasi secara jelas tentang operasi ini.

Meskipun penyerangan terhadap drone tersebut telah ditangani oleh seorang pengangan terrorism senior, tetapi tanpa mempunyai informasi yang jelas siapa yang ada di area tersebut, yang selalu saja diidentifikasi sebagai tempat pemimpin Al-Qaeda.

Sejam setelah Obama menyatakan “penyesalan terdalam” atas kematian kedua tahanan dan relawan tersebut, Juru Bicaranya Josh Earnest mengatakan bahwa keluarga korban akan mendapatkan kompensasi dan akan mendapatkan penjelasan yang jelas dari operasi tersebut.

Earnest juga mengatakan bahwa penyerangan tersebut dilakukan setalah adanya indikasi bahwa drone tersebut merupakan markas dari setidaknya satu pemimpin Al-Qaida dan tidak ada masyarakat sipil di sekitar area tersebut.
Ini merupakan waktu kedua Obama mengumumkan bahwa operasi militernya menewaskan warga tidak berdosa. Kritik telah mengalis ke Obama untuk terbuka tentang operasi yang militernya lakukan. American Civil Liberties Union pada marad telah meminta untuk terbuka tentang operasi militernya. | the guardian | Meiga Dwi A |

back to top