Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Rusia mengelak dari tuduhan mengebom Suriah

Rusia mengelak dari tuduhan mengebom Suriah

Beirut-KoPi| Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyalahkan tindakan Rusia yang menjatuhkan amunisi dan bom ke pemukiman Suriah. Serangan tersebut menewaskan ratusan warga Suriah.

Dilansir dari Amnesty Internasional pesawat Rusia sengaja menjatuhkan amunisi di areal tersebut sejak 30 September.
Sepanjang bulan September dan November sedikitnya menewaskan 200 warga sipil. Meski demikian, Rusia masih mengelak melakukan pembunuhan warga sipil.

"Beberapa serangan udara Rusia menyerang atau objek sipil dengan memukul daerah pemukiman tanpa target militer jelas dan bahkan fasilitas medis, serangan mengakibatkan kematian dan luka-luka warga sipil," kata Philip Luther, direktur program Amnesty Timur Tengah dan Afrika Utara .

Secara terpisah para pejabat Rusia mengelak dari tuduhan tersebut. Pihak Suriah pun tidak mempunyai bukti serangan militer Rusia.

Juru bicara presiden Rusia, Vladimir Putin Dmitry Peskov mengatakan militer Rusia di Suriah beroperasi sesuai dengan hukum internasional.

"Rusia melakukan operasi sesuai dengan prinsip-prinsip dan norma-norma hukum internasional, termasuk bagian-bagian dari hukum internasional yang mengatur tentang menggunakan dan larangan menggunakan senjata," kata Peskov kepada wartawan.

|foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top