Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Rusia mengelak dari tuduhan mengebom Suriah

Rusia mengelak dari tuduhan mengebom Suriah

Beirut-KoPi| Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyalahkan tindakan Rusia yang menjatuhkan amunisi dan bom ke pemukiman Suriah. Serangan tersebut menewaskan ratusan warga Suriah.

Dilansir dari Amnesty Internasional pesawat Rusia sengaja menjatuhkan amunisi di areal tersebut sejak 30 September.
Sepanjang bulan September dan November sedikitnya menewaskan 200 warga sipil. Meski demikian, Rusia masih mengelak melakukan pembunuhan warga sipil.

"Beberapa serangan udara Rusia menyerang atau objek sipil dengan memukul daerah pemukiman tanpa target militer jelas dan bahkan fasilitas medis, serangan mengakibatkan kematian dan luka-luka warga sipil," kata Philip Luther, direktur program Amnesty Timur Tengah dan Afrika Utara .

Secara terpisah para pejabat Rusia mengelak dari tuduhan tersebut. Pihak Suriah pun tidak mempunyai bukti serangan militer Rusia.

Juru bicara presiden Rusia, Vladimir Putin Dmitry Peskov mengatakan militer Rusia di Suriah beroperasi sesuai dengan hukum internasional.

"Rusia melakukan operasi sesuai dengan prinsip-prinsip dan norma-norma hukum internasional, termasuk bagian-bagian dari hukum internasional yang mengatur tentang menggunakan dan larangan menggunakan senjata," kata Peskov kepada wartawan.

|foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top