Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

RS Sarjito sukses lakukan operasi transplantasi hati Adelia

RS Sarjito sukses lakukan operasi transplantasi hati Adelia

Jogjakarta-KoPi| Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta berhasil melakukan operasi tranplantasi hati kepada Adelia pada tanggal 11 November 2015.

Adelia bocah berusia 14 bulan asal Sleman kini telah memiliki garapan hidup yang baru. Balita ini mendapatkan donor hati dari ibu kandungnya sendiri, Dwi Purwanti.

Operasi berlangsung selama 16 jam, sejak pukul 09.00-02.00 dini hari. Sebanyak 12 tim dokter diturunkan, 6 dokter dari Jepang dan 6 dokter dari RS. Sarjito.

Ketua tim dokter RS. Sarjito, Prof. dr. Mohammad Jufri. SPA, menjelaskan saat ini kondisi Adelia dalam keadaan baik. Namun selama tiga minggu akan terus dilakukan pemantauan pasca-operasi.

"Saat ini bagus, sudah bisa makan-makanan padat, pemulihan kesannya lebih cepat dari yang kita pikirkan.

Bahkan kekhawatiran indikasi infeksi dan rejeksi dari penolakan hati Adelia pun tidak ada.

Selama satu bulan, tim dokter akan melakukan evaluasi. Evaluasi setiap harinya dengan memantau organ hati dan aktivitas sehari-harinya.

Di sisi lain, kondisi donor Purwanti pun dalam keadaan baik. Tim dokter donor, Dr. dr. SpPD- KGEH. Neneng Ratnasari, " Sejak awal enam bulan sebelum operasi kita sudah memepersiapkan untuk kondisi ibunya.

Dr. Neneng menegaskan secara umum fungsi hati pendonor masih berjalan dengan baik. "Secara umum hatinya berjalan normal, penyembuhan selama dua bulan,".

Sementara dr. Neneng memprediksi tiga bulan ke depan Adelia dan Purwanti bisa pulang.

Sekitar 30% hati Purwanti selaku donor dicangkok kepada Adelia. Sebagai pengganti sebagian hati Adelia yang rusak.| Winda Efanur FS|

back to top