Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

RS Sarjito sukses lakukan operasi transplantasi hati Adelia

RS Sarjito sukses lakukan operasi transplantasi hati Adelia

Jogjakarta-KoPi| Rumah Sakit Sarjito Yogyakarta berhasil melakukan operasi tranplantasi hati kepada Adelia pada tanggal 11 November 2015.

Adelia bocah berusia 14 bulan asal Sleman kini telah memiliki garapan hidup yang baru. Balita ini mendapatkan donor hati dari ibu kandungnya sendiri, Dwi Purwanti.

Operasi berlangsung selama 16 jam, sejak pukul 09.00-02.00 dini hari. Sebanyak 12 tim dokter diturunkan, 6 dokter dari Jepang dan 6 dokter dari RS. Sarjito.

Ketua tim dokter RS. Sarjito, Prof. dr. Mohammad Jufri. SPA, menjelaskan saat ini kondisi Adelia dalam keadaan baik. Namun selama tiga minggu akan terus dilakukan pemantauan pasca-operasi.

"Saat ini bagus, sudah bisa makan-makanan padat, pemulihan kesannya lebih cepat dari yang kita pikirkan.

Bahkan kekhawatiran indikasi infeksi dan rejeksi dari penolakan hati Adelia pun tidak ada.

Selama satu bulan, tim dokter akan melakukan evaluasi. Evaluasi setiap harinya dengan memantau organ hati dan aktivitas sehari-harinya.

Di sisi lain, kondisi donor Purwanti pun dalam keadaan baik. Tim dokter donor, Dr. dr. SpPD- KGEH. Neneng Ratnasari, " Sejak awal enam bulan sebelum operasi kita sudah memepersiapkan untuk kondisi ibunya.

Dr. Neneng menegaskan secara umum fungsi hati pendonor masih berjalan dengan baik. "Secara umum hatinya berjalan normal, penyembuhan selama dua bulan,".

Sementara dr. Neneng memprediksi tiga bulan ke depan Adelia dan Purwanti bisa pulang.

Sekitar 30% hati Purwanti selaku donor dicangkok kepada Adelia. Sebagai pengganti sebagian hati Adelia yang rusak.| Winda Efanur FS|

back to top