Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Rokok elektronik sebabkan siswa jadi perokok yang sebenarnya

Rokok elektronik sebabkan siswa jadi perokok yang sebenarnya

Washington-KoPi- Remaja bukan-perokok yang menggunakan e-cigarette (rokok elektronik) kecendrungan akan menjadi perokok yang sebenarnya seperti perokok biasanya dibandingkan yang tidak menggunakan e-cigarette, menurut penelitian yang diterbitkan pada hari Senin oleh U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Nicotine and Tobacco Research dan menunjukkan bahwa 43.9 % siswa menengah pertama dan siswa menengah atas yang mengisap e-cigarette akan cenderung menjadi perokok seperti biasanya pada tahun berikutnya, dibandingkan dengan yang tidak pernah mengisap e cigarette.

Secara keseluruhan, lebih dari 263.000 remaja AS bukan-perokok yang mengisap rokok elektronik tersebut pada tahun 2013, meningkat dari pada tahun sebelumnya dimana tahun 2011 hanya berjumalah 79.000, kata CDC, berdasarkan hasil survey pada tahun 2011, 2012 dan 2013.

“Kami sangat perihatin atas nikotin yang digunakan para remaja kami, tanpa memperhatikan dari mana nikotin tersebut berasal apakah dari rokok biasa, rokok elektronik atau produk tembakau lainnya. Nikotin tidak hanya menimbulkan kecanduan tapi juga membahayakan perkembakan otak remaja,” ujar Tim McAfee, direktur CDC.

E-cigarette adalah alat yang menggunakan baterai yang berfungsi seperti rokok dan mengeluarkan nikotin dan bahan kimia lainnya. Alat tersebut dipromosikan sebagai alternatif yang lebih aman dari pada rokok biasa dan menjadi alat bantu untuk berhenti merokok, dan juga ada rasanya seperti coklat dan strawberry.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top