Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Rokok elektronik sebabkan siswa jadi perokok yang sebenarnya

Rokok elektronik sebabkan siswa jadi perokok yang sebenarnya

Washington-KoPi- Remaja bukan-perokok yang menggunakan e-cigarette (rokok elektronik) kecendrungan akan menjadi perokok yang sebenarnya seperti perokok biasanya dibandingkan yang tidak menggunakan e-cigarette, menurut penelitian yang diterbitkan pada hari Senin oleh U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

Penelitian tersebut diterbitkan dalam jurnal Nicotine and Tobacco Research dan menunjukkan bahwa 43.9 % siswa menengah pertama dan siswa menengah atas yang mengisap e-cigarette akan cenderung menjadi perokok seperti biasanya pada tahun berikutnya, dibandingkan dengan yang tidak pernah mengisap e cigarette.

Secara keseluruhan, lebih dari 263.000 remaja AS bukan-perokok yang mengisap rokok elektronik tersebut pada tahun 2013, meningkat dari pada tahun sebelumnya dimana tahun 2011 hanya berjumalah 79.000, kata CDC, berdasarkan hasil survey pada tahun 2011, 2012 dan 2013.

“Kami sangat perihatin atas nikotin yang digunakan para remaja kami, tanpa memperhatikan dari mana nikotin tersebut berasal apakah dari rokok biasa, rokok elektronik atau produk tembakau lainnya. Nikotin tidak hanya menimbulkan kecanduan tapi juga membahayakan perkembakan otak remaja,” ujar Tim McAfee, direktur CDC.

E-cigarette adalah alat yang menggunakan baterai yang berfungsi seperti rokok dan mengeluarkan nikotin dan bahan kimia lainnya. Alat tersebut dipromosikan sebagai alternatif yang lebih aman dari pada rokok biasa dan menjadi alat bantu untuk berhenti merokok, dan juga ada rasanya seperti coklat dan strawberry.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top