Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Robot 2055 mampu menghematkan 12 trilyun dolar AS dunia industri

Robot 2055 mampu menghematkan 12 trilyun dolar AS dunia industri

KoPi│Robot 2055 berpotensi menggantikan setengah pekerjaan manusia dalam dunia bisnis dan ekonomi. Penghematan hampir 12 trilliun dolar AS terjadi ketika setengah pekerjaan manusia dilakukan secara otomatis oleh 2055, menurut McKinsey Global Institute dalam sebuah laporan yang dirilis di Hongkong.

Laporan yang berjudul sebuah masa depan yang bekerja otomatis dalam pengerjaan dan produktivitas, meganalisa potensi otomatisasi ekonomi global yang mencakup semua sektor di lebih dari 50 negara.

“Pada masa pertumbuhan produktivitas yang lemah diseluruh dunia, teknologi otomatisasi, termasuk robotika, kecerdasan buatan dan mesin pembelajaran dapat memberikan dorongan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi,” jelas Joe Ngai, Direktur Manager McKinsey Hong Kong. 

Joe Ngai berharap otomatisasi dapat meningkatkan pertumbuhan produkivitas global yang semula 0.8 persen menjadi 1.4 persen. Namun hal tersebut membutuhkan waktu puluhan tahun, karena terdapat pemindahan tenaga kerja massal. Perusahaan harus memperhatikan bahwa pemindahan tenaga kerja massal berdampak pada pengangguran massal.

Pada tingkat global, kegiatan otomatisasi akan menyentuh 1,1 miliar karyawan dan upah 11,9 triliun dolar AS. Di mana Cina dan India mendapat dampak terbesar dari kegiatan otomatisasi.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa kegiatan yang paling rentan terhadap otomatisasi adalah kegiatan fisik dilingkungan yang sudah terstruktur dan dapat diprediksi, pengumpulan dan pengolahan data, manufaktur, akomodasi, dan perdagangan ritel.

Selanjutnya, Ngai juga mengatakan robot dan komputer tidak hanya dapat melakukan berbagai aktivitas kegiatan fisik rutin yang lebih baik dan murah dibandingkan manusia, tetapi juga mampu menyelesaikan kegiatan yang mencakup kemampuan kognitif, seperti merasakan emosi dan mengemudi.

“Jika otomatisasi dilakukan secara penuh atau sebagian maka akan terjadi penurunan yang signifikan dalam pekerjaan dan upah. Beberapa ide seperti pajak negatif penghasilan, dasar pendapatan umum, pengiriman bersyarat, dan penyesuaian jaringan pengaman sosial dapat dipertimbangkan oleh pemerintah”, kata Ngai.

back to top