Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang
KoPi | Bicara soal robot, Jepang memang negara paling maju langkahnya. Berbagai robot dengan beragam bentuk dan fungsi telah diciptakan oleh negeri Matahari Terbit itu. Kebanyakan memiliki bentuk lucu, meskipun tetap ditunjang dengan kecanggihan teknologi. Misalnya saja Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony. Sekarang ada lagi robot lucu dan serbaguna. Namanya Robear si robot beruang.
 

Robear diciptakan oleh ilmuwan dari RIKEN, institusi teknologi yang menerapkan berbagai penelitian teknologi. Robear ini merupakan robot yang dirancang untuk membantu merawat manusia. Meskipun punya wajah yang imut-imut, namun ia ia mampu mengangkat beban sampai 80 kilogram. Ia mampu mengangkat seorang manusia dengan lembut dan menurunkannya kembali ke tempat tidur.

Robear memang dirancang untuk membantu perawat mengangkat orangtua. Saat ini Jepang menghadapi krisis populasi, di mana populasi orang tua lebih banyak daripada populasi anak muda. Karena itu, RIKEN merancang robot yang mampu meringankan tugas para perawat dalam merawat orang tua.

Meski demikian, Robear masih harus dikontrol oleh manusia, baik dengan memandu tangannya secara manual atau melalui aplikasi di Android. Robear juga baru bisa beroperasi selama 4 jam sebelum baterenya perlu diisi kembali.

“Kami berharap robot ini mampu membawa kemajuan dalam perawatan, meringankan beban para perawat. Kami akan terus mengembangkan Robear agar robot ini bisa memberi pelayanan yang kuat dan lembut pada orang tua,” jelas Toshiharu Mukai, pemimpin Robot Sensor Systes Research Team RIKEN dalam siaran persnya. | RIKEN, PC World, Daily Mirror

 

back to top