Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang

Robear, robot beruang lucu perawat orang tua dari Jepang
KoPi | Bicara soal robot, Jepang memang negara paling maju langkahnya. Berbagai robot dengan beragam bentuk dan fungsi telah diciptakan oleh negeri Matahari Terbit itu. Kebanyakan memiliki bentuk lucu, meskipun tetap ditunjang dengan kecanggihan teknologi. Misalnya saja Aibo, robot berbentuk anjing buatan Sony. Sekarang ada lagi robot lucu dan serbaguna. Namanya Robear si robot beruang.
 

Robear diciptakan oleh ilmuwan dari RIKEN, institusi teknologi yang menerapkan berbagai penelitian teknologi. Robear ini merupakan robot yang dirancang untuk membantu merawat manusia. Meskipun punya wajah yang imut-imut, namun ia ia mampu mengangkat beban sampai 80 kilogram. Ia mampu mengangkat seorang manusia dengan lembut dan menurunkannya kembali ke tempat tidur.

Robear memang dirancang untuk membantu perawat mengangkat orangtua. Saat ini Jepang menghadapi krisis populasi, di mana populasi orang tua lebih banyak daripada populasi anak muda. Karena itu, RIKEN merancang robot yang mampu meringankan tugas para perawat dalam merawat orang tua.

Meski demikian, Robear masih harus dikontrol oleh manusia, baik dengan memandu tangannya secara manual atau melalui aplikasi di Android. Robear juga baru bisa beroperasi selama 4 jam sebelum baterenya perlu diisi kembali.

“Kami berharap robot ini mampu membawa kemajuan dalam perawatan, meringankan beban para perawat. Kami akan terus mengembangkan Robear agar robot ini bisa memberi pelayanan yang kuat dan lembut pada orang tua,” jelas Toshiharu Mukai, pemimpin Robot Sensor Systes Research Team RIKEN dalam siaran persnya. | RIKEN, PC World, Daily Mirror

 

back to top