Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Restoran Texas jadi medan perang geng motor

Restoran Texas jadi medan perang geng motor
KoPi | Sebuah pertikaian antar geng motor di Waco, Texas, Amerika Serikat menewaskan sedikitnya 8 orang. Bentrokan yang melibatkan ratusan anggota geng motor tersebut berlangsung di depan restoran keluarga Twin Peak Girls.
 

Departemen Polisi Waco mengatakan 8 orang anggota geng tewas di tempat, sedangkan beberapa lainnya tewas ketika dibawa ke rumah sakit. Selain itu belasan anggota geng motor juga terluka.

"Ada orang yang tewas, darah di mana-mana... Bahkan ada lubang bekas peluru di kendaraan-kendaraan yang ada di tempat parkir," kata juru bicara Departemen Polisi Waco, Sersan Patrick Swanton.

Swanton mengatakan bentrokan tersebut dipicu oleh beberapa orang anggota geng bermotor di dalam restoran, lalu berlanjut ke jalanan di luar restoran. Polisi mengungkapkan berbagai jenis senjata seperti rantai, pentungan, pisau, senjata api, dan "sekitar 100 senjata" digunakan oleh geng bermotor tersebut. Swanton mengatakan semua pelaku yang terlibat berasal dari 5 kelompok geng motor yang berbeda.

Dalam perkelahian tersebut tidak ada warga sipil maupun petugas polisi yang terluka. Meski demikian polisi sempat melepaskan tembakan ke beberapa tersangka dan kemungkinan menewaskan atau melukai mereka.

Selama bentrok tersebut beberapa restoran di kawasan tersebut ditutup. Beberapa anggota geng motor sempat datang ke lokasi sambil membawa senjata ketika kabar mengenai bentrokan tersebut menyebar. Namun polisi langsung menahan anggota geng motor yang menyusul belakangan.

Salah seorang saksi mata menggambarkan bagaimana bentrok itu terjadi. Saksi tersebut baru saja makan siang bersama keluarganya dan keluar menuju lapangan parkir ketika terdengar letusan senjata. Saksi tersebut melihat beberapa orang terluka digotong dari lokasi perkelahian.

"Kami terpaksa merangkak di depan mobil pick-up kami karena itu hanya satu-satunya perlindungan yang ada," ungkap saksi yang tak disebutkan namanya tersebut.

Polisi setempat menyalahkan manajer restoran Twin Peak Girls atas kejadian tersebut. Pihak kepolisian Waco mengatakan selama ini restoran tersebut kerap menjadi arena berkumpul anggota geng bermotor. Departemen Polisi Waco mengatakan selama ini mereka berusaha memperingatkan restoran tersebut untuk tidak melayani geng motor.

"Kami sudah mewaspadai kedatangan mereka. Seharusnya kejadian ini bisa dihentikan. Kami berusaha bekerjasama dengan pihak manajemen Twin Peak Girls, tapi sia-sia. Mereka tetap memperbolehkan anggota geng motor datang," ungkap Swanton. | The Huffington Post

back to top