Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Restoran Texas jadi medan perang geng motor

Restoran Texas jadi medan perang geng motor
KoPi | Sebuah pertikaian antar geng motor di Waco, Texas, Amerika Serikat menewaskan sedikitnya 8 orang. Bentrokan yang melibatkan ratusan anggota geng motor tersebut berlangsung di depan restoran keluarga Twin Peak Girls.
 

Departemen Polisi Waco mengatakan 8 orang anggota geng tewas di tempat, sedangkan beberapa lainnya tewas ketika dibawa ke rumah sakit. Selain itu belasan anggota geng motor juga terluka.

"Ada orang yang tewas, darah di mana-mana... Bahkan ada lubang bekas peluru di kendaraan-kendaraan yang ada di tempat parkir," kata juru bicara Departemen Polisi Waco, Sersan Patrick Swanton.

Swanton mengatakan bentrokan tersebut dipicu oleh beberapa orang anggota geng bermotor di dalam restoran, lalu berlanjut ke jalanan di luar restoran. Polisi mengungkapkan berbagai jenis senjata seperti rantai, pentungan, pisau, senjata api, dan "sekitar 100 senjata" digunakan oleh geng bermotor tersebut. Swanton mengatakan semua pelaku yang terlibat berasal dari 5 kelompok geng motor yang berbeda.

Dalam perkelahian tersebut tidak ada warga sipil maupun petugas polisi yang terluka. Meski demikian polisi sempat melepaskan tembakan ke beberapa tersangka dan kemungkinan menewaskan atau melukai mereka.

Selama bentrok tersebut beberapa restoran di kawasan tersebut ditutup. Beberapa anggota geng motor sempat datang ke lokasi sambil membawa senjata ketika kabar mengenai bentrokan tersebut menyebar. Namun polisi langsung menahan anggota geng motor yang menyusul belakangan.

Salah seorang saksi mata menggambarkan bagaimana bentrok itu terjadi. Saksi tersebut baru saja makan siang bersama keluarganya dan keluar menuju lapangan parkir ketika terdengar letusan senjata. Saksi tersebut melihat beberapa orang terluka digotong dari lokasi perkelahian.

"Kami terpaksa merangkak di depan mobil pick-up kami karena itu hanya satu-satunya perlindungan yang ada," ungkap saksi yang tak disebutkan namanya tersebut.

Polisi setempat menyalahkan manajer restoran Twin Peak Girls atas kejadian tersebut. Pihak kepolisian Waco mengatakan selama ini restoran tersebut kerap menjadi arena berkumpul anggota geng bermotor. Departemen Polisi Waco mengatakan selama ini mereka berusaha memperingatkan restoran tersebut untuk tidak melayani geng motor.

"Kami sudah mewaspadai kedatangan mereka. Seharusnya kejadian ini bisa dihentikan. Kami berusaha bekerjasama dengan pihak manajemen Twin Peak Girls, tapi sia-sia. Mereka tetap memperbolehkan anggota geng motor datang," ungkap Swanton. | The Huffington Post

back to top