Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Rencana pembelokkan JJLS DIY merupakan pemborosan anggaran

SkyscraperCity SkyscraperCity

Jogja-KoPi|Wahana lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengkritik keras pembelokkan jalan jalur lintas selatan (JJLS) di barat Yogyakarta yang mengarah ke bandara baru Kulonprogo.

Ketua WALHI Halik Sandera mengatakan rencana pembelokkan JJLS yang dicanangkan pemerintah tidak hanya berdampak pada pengambilan lahan warga ,namun juga berakibat ke pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN).

"Pembelokkan JJLS ini selain mengambil lahan warga, pembelokkan juga dapat berakibat ke pemborosan APBN,"katanya saat diwawancarai di WALHI Yogyakarta,Selasa (20/6).

Ia menjelaskan sebelum rencana pembelokkan , pemerintah sudah berencana untuk membangun JJLS dan sudah melalui proses izin lingkungan.

Izin lingkungan ini dibuat untuk mengikat JJLS dengan ketentuan jalur tidak boleh diubah sesuai yang termuat pada izin lingkungan yang sudah dibuat. Pada waktu pembuatan izin lingkungan, JJLS tidak membelok ke Bandara baru.

Adanya perubahan jalur JJLS yang semula dari arah Purworejo kearah kota Wates, dibelokkan dan masuk jalur ke bandara baru ,tentunya harus mengubah kembali dan memperbarui izin tersebut. Ia pun menilai rencana ini justru menghabiskan uang anggaran negara.

"Dengan adanya rencana pembelokkan ini maka JJLS harus dibuat izin lingkungan yang dirubah. Selanjutnya tinggal infrastruktur mana yang dikorbankan,jika JJLS harus dikorbankan maka izin lingkungan,"imbuhnya.

Berkaitan dengan perubahan JJLS, Halik menjelaskan pemerintah harus mengeluarkan dan menambahkan anggaran yang cukup besar untuk memperbarui izin lingkungan.

Ia juga menerangkan pembangunan JJLS saat ini dibantu oleh hutang dari luar negeri. Pembelokkan ini justru akan menambah hutang indonesia lebih banyak.

" Dana yang dikeluarkan akan sia -sia dan ini akan menambah anggaran .Apalagi JJLS,didukung oleh hutang luar negeri,tanggungan hutang indonesia pun akan semakin besar,"terangnya.

Ia pun menghimbau kepada pemerintah untuk meninjau ulang kembali baik itu rencana pembelokkan JJLS dan JJLS sendiri. Karena ia menuturkan JJLS ini kedepannya akan memiliki dampak yang besar kepada lingungkan.

"JJLS juga memiliki dampak yang cukup besar seperti pantura,yang nantinya jalur dipakai untuk jalur industri dan tentunya ini akan berdampak ke lingkungan sekitar,"pungkasnya.| Syidiq Syiful Ardli

back to top