Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Rel KA pelabuhan jaman Belanda akan diaktifkan kembali

Rel KA pelabuhan jaman Belanda akan diaktifkan kembali
Surabaya-KoPi| Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap jalur kereta api yang mengarah ke pelabuhan kembali dihidupkan. Harapan tersebut disampaikan kepada Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Jalan (Dishub dan LLAJ) Provinsi Jatim. Keberadaan fasilitas infrastruktur ini sudah tidak bisa ditawar lagi, apalagi Indonesia akan segera memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
 

“Kami sekarang sedang membahas reaktivasi atau pengaktifan kembali jalur kereta api menuju pelabuhan. Sebenarnya selama ini jalur tersebut sudah ada sejak jaman Belanda, tapi tak difungsikan dengan baik,” kata Kepala Dishub dan LLAJ Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi. 

Menurut Wahid, reaktivasi jalur kereta api yang menuju maupun dari pelabuhan dapat membuat pendistribusian barang semakin lancar dan meminimalisasi keterlambatan. “Transportasi kereta api turut mengurangi beban di jalan. Jalan juga tidak dibuat macet oleh truk-truk bermuatan berat yang lewat,” ungkapnya. 

Saat ini, kata Wahid, PT Kereta Api Indonesia masih melakukan inventarisasi semua rel yang ada di Jatim, terutama jalur yang menuju ke pelabuhan. Sejumlah pelabuhan yang nantinya bisa dilintasi melalui jalur kereta api di antaranya Tanjung Perak di Surabaya, Teluk Lamong di Surabaya, Pelabuhan Gresik, Pelabuhan Tanjung Tembaga di Probolinggo, dan beberapa pelabuhan lainnya. 

Menurut Wahid, rel kereta api menuju pelabuhan sebenarnya sudah digunakan sejak jaman penjajahan Belanda. Fungsinya waktu itu juga digunakan untuk keluar masuk barang maupun orang dari pelabuhan. 

“Belanda sudah meninggalkan perencanaan transportasi dengan baik. Tapi saya tidak tahu mengapa tidak dimanfaatkan. Makanya sekarang kami reaktivasi lagi agar proses transportasi berjalan lancar,” katanya.

back to top