Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Rektor jual mobil buat bayar gaji pegawai...

Rektor jual mobil buat bayar gaji pegawai...

Jogjakarta-KoPi| Status 5000 pegawai perguruan tinggi negeri baru belum memiliki kejelasan. Ketidakjelasan status kepegawaian PTNB menimbulkan permasalahan gaji.

Pasalnya merujuk pada peraturan pendidikan, hanya pegawai berstatus PNS yang mendapat tunjangan dari pemerintah. Sementara pegawai non PNS mendapat tunjangan gaji dari Bantuan Operasional PTN (BOPTN) dan penerimaan mahasiswa.

Menurut Kepala Forum PTNB, Bustami Rahman menilai pembayaran gaji pegawai non-PNS terasa sangat memberatkan bila dibebankan pada dana BOPTN. Belum lagi, banyak dari para dosen PTNB yang berstatus non-PNS menjelang masa pensiun. Terlihat kesejahteraan para dosen nanti jauh dari layak.

“Masalah kepegawaian ini bahkan ada salah satu rektor dari Politeknik sempat menjual mobilnya untuk membayar gaji para pegawainya,” keluh Prof. Bustami.

Selain permasalahan keuangan, status non-PNS pegawai PTNB juga akan menghambat perkembangan universitas bersangkutan. Pasalnya status non-PNS ini melarang pegawai universitas memegang jabatan strategis seperti jabatan rektor atau dekan.

“Lebih jauhnya ini berdampak pada dukungan sarana dan prasarana universitas. Kalau dananya tidak ada bagaimana? Padahal perhitungan BOPTN berdasarkan pada penghasilan kita. Nah kita darimana penghasilan saja tidak ada. Jadi yang kaya semakin kaya,” papar Prof. Bustami.

Secara terpisah Rektor UPN Jogjakarta, Sari Bahagiatri juga mendesak pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah tantang kepegawaian PTNB. UPN Jogjakarta yang termasuk PTN baru juga mengalami kesulitan dalam pembayaran gaji pegawainya.

“Gaji pegawai dari yayasan dan penerimaan mahasiswa,” tutur Prof. Sari Bahagiatri.
|Winda Efanur FS|

back to top