Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Rektor jual mobil buat bayar gaji pegawai...

Rektor jual mobil buat bayar gaji pegawai...

Jogjakarta-KoPi| Status 5000 pegawai perguruan tinggi negeri baru belum memiliki kejelasan. Ketidakjelasan status kepegawaian PTNB menimbulkan permasalahan gaji.

Pasalnya merujuk pada peraturan pendidikan, hanya pegawai berstatus PNS yang mendapat tunjangan dari pemerintah. Sementara pegawai non PNS mendapat tunjangan gaji dari Bantuan Operasional PTN (BOPTN) dan penerimaan mahasiswa.

Menurut Kepala Forum PTNB, Bustami Rahman menilai pembayaran gaji pegawai non-PNS terasa sangat memberatkan bila dibebankan pada dana BOPTN. Belum lagi, banyak dari para dosen PTNB yang berstatus non-PNS menjelang masa pensiun. Terlihat kesejahteraan para dosen nanti jauh dari layak.

“Masalah kepegawaian ini bahkan ada salah satu rektor dari Politeknik sempat menjual mobilnya untuk membayar gaji para pegawainya,” keluh Prof. Bustami.

Selain permasalahan keuangan, status non-PNS pegawai PTNB juga akan menghambat perkembangan universitas bersangkutan. Pasalnya status non-PNS ini melarang pegawai universitas memegang jabatan strategis seperti jabatan rektor atau dekan.

“Lebih jauhnya ini berdampak pada dukungan sarana dan prasarana universitas. Kalau dananya tidak ada bagaimana? Padahal perhitungan BOPTN berdasarkan pada penghasilan kita. Nah kita darimana penghasilan saja tidak ada. Jadi yang kaya semakin kaya,” papar Prof. Bustami.

Secara terpisah Rektor UPN Jogjakarta, Sari Bahagiatri juga mendesak pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah tantang kepegawaian PTNB. UPN Jogjakarta yang termasuk PTN baru juga mengalami kesulitan dalam pembayaran gaji pegawainya.

“Gaji pegawai dari yayasan dan penerimaan mahasiswa,” tutur Prof. Sari Bahagiatri.
|Winda Efanur FS|

back to top