Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Ratusan warga Taiwan tuntut pelegalan LGBT

Ratusan warga Taiwan tuntut pelegalan LGBT

Taiwan-KoPi| Ratusan pendukung LGBT Taiwan turun ke jalan sebagai protes pekan lalu, mendesak pemerintah Taiwan untuk melegalkan pernikahan sesama jenis.

Para pengunjuk rasa berkumpul di depan markas besar Kuomintang (KMT) dan melemparkan balon air berwarna pelangi ke gedung KMT. Selain di KMT mereka juga mendatangi kantor Partai Progresif Demokratik (DPP), salah satu partai oposisi terbesar.

Menurut laporan, desakan pelegalan pernikahan sesama jenis semakin bertambah sejak awal kemunculan permohonan pada Oktober 2013 lalu.

Namun karena terkendala sistem parlementer di Taiwan aspirasi mereka terhambat. Jika tuntutan ini gagal sebelum tenggang waktu Februari tahun depan, kemungkinan mereka akan mengadakan aksi besar-besaran.

Meskipun Taiwan mengklaim sebagai salah satu masyarakat yang paling liberal di Asia, namun opini publik yang bergulir terpecah pada dua opini antara yang mendukung dan menolaknya.
Pada tahun 2013, saluran TV kabel Taiwan TVBS melakukan jajak pendapat dengan sampel 1.377 orang tentang pendapat pernikahan sesama jenis.

Hasilnya hampir seimbang, persentase dukungan dan oposisi yang relatif sama. Sebanyak 45 persen menentang sementara 40 persen mendukung pernikahan sesama jenis. | shanghaiist.com|Winda Efanur FS|

back to top