Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Rapat Internal Disperindagkop, Jogja 'negatif' beras plastik

Rapat Internal Disperindagkop, Jogja 'negatif' beras plastik

Jogjakarta-KoPi| Menindaklanjuti surat edaran dari mendagri No 51 tanggal 21 Mei tahun 2015 jajaran dinas perdagangan dan pangan mengadakan rapat internal di kantor Disperindagkop Jogja sekitar pukul 09.00 WIB.

Rapat yang berjalan selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh Disperindagkop kota dan kabupaten se-DIY, BKPP dan BPOM. Menurut kepala bidang perdagangan, Eko Wiyoto memaparkan hasil rapat berupa pengawasan beras plastik dan pengawasan distribusi raskin oleh Bulog.

Berdasarkan laporan operasi pasar yang telah dilakukan di daerah-daerah menyatakan peredaran beras plastik di DIY negatif. Adanya isu temuan di Sleman dan Gunungkidul pun sudah dikonfirmasi oleh dinas terkait juga menyatakan negatif dan aman.

“Dinas terkait sudah melakukan pemantauan dan pengwasan dari beras plastik. Dari uji visual beras yang terindikasi plastik itu tidak ada. Terakhir dikatakan oleh BPOM berdasarkan uji laboratorium, tidak terindikasi beras plastic. Pada intinya peredaran beras di DIY, aman ,jadi masyarakat tidak perlu resah”, papar Eko.

Untuk pengawasan selanjutnya isu beras plastik sudah dicounter oleh pemerintah pusat. Bahkan laporan pihak kepolisian di Bekasi yang diduga terindikasi menyebutkan tidak ada temuan adanya beras plastik.

“Kebetulan POLRI punya lab sendiri, Jadi secara nasional pihak POLRI mengatakan aman sementara jajaran Disperindagkop provinsi dan daerah ini meneruskan berita POLRI tersebut”, pungkas Eko. |Winda Efanur FS|

back to top