Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Rapat Internal Disperindagkop, Jogja 'negatif' beras plastik

Rapat Internal Disperindagkop, Jogja 'negatif' beras plastik

Jogjakarta-KoPi| Menindaklanjuti surat edaran dari mendagri No 51 tanggal 21 Mei tahun 2015 jajaran dinas perdagangan dan pangan mengadakan rapat internal di kantor Disperindagkop Jogja sekitar pukul 09.00 WIB.

Rapat yang berjalan selama kurang lebih dua jam tersebut dihadiri oleh Disperindagkop kota dan kabupaten se-DIY, BKPP dan BPOM. Menurut kepala bidang perdagangan, Eko Wiyoto memaparkan hasil rapat berupa pengawasan beras plastik dan pengawasan distribusi raskin oleh Bulog.

Berdasarkan laporan operasi pasar yang telah dilakukan di daerah-daerah menyatakan peredaran beras plastik di DIY negatif. Adanya isu temuan di Sleman dan Gunungkidul pun sudah dikonfirmasi oleh dinas terkait juga menyatakan negatif dan aman.

“Dinas terkait sudah melakukan pemantauan dan pengwasan dari beras plastik. Dari uji visual beras yang terindikasi plastik itu tidak ada. Terakhir dikatakan oleh BPOM berdasarkan uji laboratorium, tidak terindikasi beras plastic. Pada intinya peredaran beras di DIY, aman ,jadi masyarakat tidak perlu resah”, papar Eko.

Untuk pengawasan selanjutnya isu beras plastik sudah dicounter oleh pemerintah pusat. Bahkan laporan pihak kepolisian di Bekasi yang diduga terindikasi menyebutkan tidak ada temuan adanya beras plastik.

“Kebetulan POLRI punya lab sendiri, Jadi secara nasional pihak POLRI mengatakan aman sementara jajaran Disperindagkop provinsi dan daerah ini meneruskan berita POLRI tersebut”, pungkas Eko. |Winda Efanur FS|

back to top