Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Ransel bertenaga surya untuk tentara

Ransel bertenaga surya untuk tentara

Australia-KoPi, Papan sistem teknologi surya ‘Sliver’ dikembangkan oleh ilmuwan dari Australian National University (ANU) menjadi sebuah ransel bertenaga surya. Ransel tersebut bisa digunakan oleh para tentara untuk mengisi baterai dan alat-alat lainnya seperti laptop.

Banyak alat-alat yang digunakan oleh para tentara modern saat ini seperti kacamata untuk malam hari, radio, laser, GPS sehingga membutuhkan baterai yang berat untuk mengisi baterai alat-alat tersebut.

Tas ransel bertenaga surya tersebut disebut dengan SIPS (Solar Integrated Power System). Alat tersebut sudah diuji coba dan hasilnya berjalan dengan normal, menurut manager proyek pengembangan alat tersebut Igor Skryabin.

“Dalam cuaca mendung, papan penyerap tenaga matahari memproduksi daya untuk mengisi baterai penyimpan daya. Karena saat cuaca cerah papan penyerap tersebut telah mengisi baterai penyimpan daya,” kata professor Skyrabin.

Direktur Sistem Ketahanan Energi ANU, Andrew Blakers mengatkan kepada News Corp Australia bahwa teknologi baru tersebut akan dipasarkan 2-3 tahun ke depan.

(Fahrurrazi)

Sumber: News.com.au

 

back to top