Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Rangking tertinggi pengguna narkoba adalah pekerja

Rangking tertinggi pengguna narkoba adalah pekerja

Yogyakarta-KoPi, “Karena mayoritas pecandu penyalah guna narkoba di Jogja itu 70% adalah kalangan pekerja, sekitar 2,8 % penduduk DIY, baik pekerja swasta atau pun pemerintah,” ujar Saptohadi, Kepala BNN Kota Yogyakarta saat menjelaskan pentingnya sosialiasi Pemberantasan Penggunaan dan Peredaran Gelap Narkoba(P4GN) kepada pekerja khususnya karyawan di Inna Garuda Hotel, Yogyakarta (28/4).

Menurutnya, jika salah satu pekerja terkena terjangkit narkoba, maka pelayanan di sebuah perusahaan bisa terganggu atau terhenti, pekerja harus mengeluarkan biaya pengobatan, perusahaan untuk cari ganti pekerja susah dan perusahaan rugi biaya, bahkan perusahaan bisa tercoreng imagenya. 

“Fakta menunjukkkan bahwa memang trend produksi narkoba dilakukan di tempat kerja, perusahaan yang jarang digunakan dan terpencil atau ruko,” Haryono yang mewakili Kepala Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta menambahkan.

BNN juga menghimbau agar seseorang yang tercandu narkoba tidak diasingkan oleh masyarakat. Menurut Sapto, pecandu narkoba harus diselamatkan. “Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi dari pada di penjara,” pungkasnya.

Menurut Sapto, pengedar narkoba tidak bisa ditumpas sampai ke akar-akarnya karena sindikat pengedar narkoba menggunakan sistem jaringan terputus, sehingga sangat susah untuk melacaknya dan butuh penyidikan yang sangat dalam. Peran masyarakat sangat penting untuk menghentikan perkembangan narkoba. 

Reporter: Fahrurrazi

back to top