Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Washington-KoPi, Presiden Ameika Serikat menjadi tuan rumah buka bersama di Gedung Putih dalam merayakan bulan suci Ramadan tahun ini.

Ketika buka bersama, dimana muslim seluruh dunia makan dan minum setelah matahari terbenam, Obama berdiskusi tentang masalah-masalah konflik di Timur Tengah termasuk konflik yang masih berlanjut antara Israel-Palestina dan kekerasan di Irak.

“Walaupun kita merayakan hal ini sebagaimana ini adalah hal yang biasa kita miliki, kita tahu bahwa banyak tempat di penjuru dunia, kita melihat kekerasan dan teror, siapa yang merusak dan yang membangun,” kata Obama.

“Sekarang saya akan berkata dengan jelas, tidak ada negeri yang menerima jika roket-roket ditembakkan dengan tidak memandang bulu terhadap penduduk sipil. Dan kita juga sangat jelas bahwa Israel punya hak untuk mempertahankan diri dari apa yang saya anggap serangan yang tidak bisa dimaafkan dari Hamas,” ujar Obama, menunjuk kelompok militan Palestina yang ada di Jalur Gaza.

Obama juga mengatakan bahwa maksud utama Amerika Serikat adalah perdamaian dan keamanan bagi rakyat Israel dan Palestina.

“Kematian dan luka-luka dari penduduk sipil palestina adalah tragedi, yang kita menekankan butuhnya perlindungan bagi penduduk tanpa memperhatikan siapa mereka dan dari mana mereka,” tutur Obama.

Menganai Irak, Obama mengatakan: “Kita masih terus meminta agar pemerintah yang baru bisa menyatukan penduduk Irak dan menunjukkan bahwa semua masyarakat di Irak bisa menyampaikan aspirasinya melalui proses politik.”

Buka puasa, yang merupakan tradisi tiap tahun di Gedung Putih, juga dihadiri oleh diplomat Arab dan Muslim dunia.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top