Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Washington-KoPi, Presiden Ameika Serikat menjadi tuan rumah buka bersama di Gedung Putih dalam merayakan bulan suci Ramadan tahun ini.

Ketika buka bersama, dimana muslim seluruh dunia makan dan minum setelah matahari terbenam, Obama berdiskusi tentang masalah-masalah konflik di Timur Tengah termasuk konflik yang masih berlanjut antara Israel-Palestina dan kekerasan di Irak.

“Walaupun kita merayakan hal ini sebagaimana ini adalah hal yang biasa kita miliki, kita tahu bahwa banyak tempat di penjuru dunia, kita melihat kekerasan dan teror, siapa yang merusak dan yang membangun,” kata Obama.

“Sekarang saya akan berkata dengan jelas, tidak ada negeri yang menerima jika roket-roket ditembakkan dengan tidak memandang bulu terhadap penduduk sipil. Dan kita juga sangat jelas bahwa Israel punya hak untuk mempertahankan diri dari apa yang saya anggap serangan yang tidak bisa dimaafkan dari Hamas,” ujar Obama, menunjuk kelompok militan Palestina yang ada di Jalur Gaza.

Obama juga mengatakan bahwa maksud utama Amerika Serikat adalah perdamaian dan keamanan bagi rakyat Israel dan Palestina.

“Kematian dan luka-luka dari penduduk sipil palestina adalah tragedi, yang kita menekankan butuhnya perlindungan bagi penduduk tanpa memperhatikan siapa mereka dan dari mana mereka,” tutur Obama.

Menganai Irak, Obama mengatakan: “Kita masih terus meminta agar pemerintah yang baru bisa menyatukan penduduk Irak dan menunjukkan bahwa semua masyarakat di Irak bisa menyampaikan aspirasinya melalui proses politik.”

Buka puasa, yang merupakan tradisi tiap tahun di Gedung Putih, juga dihadiri oleh diplomat Arab dan Muslim dunia.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top