Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Washington-KoPi, Presiden Ameika Serikat menjadi tuan rumah buka bersama di Gedung Putih dalam merayakan bulan suci Ramadan tahun ini.

Ketika buka bersama, dimana muslim seluruh dunia makan dan minum setelah matahari terbenam, Obama berdiskusi tentang masalah-masalah konflik di Timur Tengah termasuk konflik yang masih berlanjut antara Israel-Palestina dan kekerasan di Irak.

“Walaupun kita merayakan hal ini sebagaimana ini adalah hal yang biasa kita miliki, kita tahu bahwa banyak tempat di penjuru dunia, kita melihat kekerasan dan teror, siapa yang merusak dan yang membangun,” kata Obama.

“Sekarang saya akan berkata dengan jelas, tidak ada negeri yang menerima jika roket-roket ditembakkan dengan tidak memandang bulu terhadap penduduk sipil. Dan kita juga sangat jelas bahwa Israel punya hak untuk mempertahankan diri dari apa yang saya anggap serangan yang tidak bisa dimaafkan dari Hamas,” ujar Obama, menunjuk kelompok militan Palestina yang ada di Jalur Gaza.

Obama juga mengatakan bahwa maksud utama Amerika Serikat adalah perdamaian dan keamanan bagi rakyat Israel dan Palestina.

“Kematian dan luka-luka dari penduduk sipil palestina adalah tragedi, yang kita menekankan butuhnya perlindungan bagi penduduk tanpa memperhatikan siapa mereka dan dari mana mereka,” tutur Obama.

Menganai Irak, Obama mengatakan: “Kita masih terus meminta agar pemerintah yang baru bisa menyatukan penduduk Irak dan menunjukkan bahwa semua masyarakat di Irak bisa menyampaikan aspirasinya melalui proses politik.”

Buka puasa, yang merupakan tradisi tiap tahun di Gedung Putih, juga dihadiri oleh diplomat Arab dan Muslim dunia.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top