Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Ramadan, Obama tuan rumah ‘bukber’ di Gedung Putih

Washington-KoPi, Presiden Ameika Serikat menjadi tuan rumah buka bersama di Gedung Putih dalam merayakan bulan suci Ramadan tahun ini.

Ketika buka bersama, dimana muslim seluruh dunia makan dan minum setelah matahari terbenam, Obama berdiskusi tentang masalah-masalah konflik di Timur Tengah termasuk konflik yang masih berlanjut antara Israel-Palestina dan kekerasan di Irak.

“Walaupun kita merayakan hal ini sebagaimana ini adalah hal yang biasa kita miliki, kita tahu bahwa banyak tempat di penjuru dunia, kita melihat kekerasan dan teror, siapa yang merusak dan yang membangun,” kata Obama.

“Sekarang saya akan berkata dengan jelas, tidak ada negeri yang menerima jika roket-roket ditembakkan dengan tidak memandang bulu terhadap penduduk sipil. Dan kita juga sangat jelas bahwa Israel punya hak untuk mempertahankan diri dari apa yang saya anggap serangan yang tidak bisa dimaafkan dari Hamas,” ujar Obama, menunjuk kelompok militan Palestina yang ada di Jalur Gaza.

Obama juga mengatakan bahwa maksud utama Amerika Serikat adalah perdamaian dan keamanan bagi rakyat Israel dan Palestina.

“Kematian dan luka-luka dari penduduk sipil palestina adalah tragedi, yang kita menekankan butuhnya perlindungan bagi penduduk tanpa memperhatikan siapa mereka dan dari mana mereka,” tutur Obama.

Menganai Irak, Obama mengatakan: “Kita masih terus meminta agar pemerintah yang baru bisa menyatukan penduduk Irak dan menunjukkan bahwa semua masyarakat di Irak bisa menyampaikan aspirasinya melalui proses politik.”

Buka puasa, yang merupakan tradisi tiap tahun di Gedung Putih, juga dihadiri oleh diplomat Arab dan Muslim dunia.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top