Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Puro Pakualaman lantik 168 kerabat

Puro Pakualaman lantik 168 kerabat

Jogjakarta-KoPi| Puro Pakualaman melantik dan mewisuda sekitar 168 kerabat dan abdi dalem Puro Pakualaman. Namun 11 diantaranya berhalangan hadir.

Kerabat yang dilantik Terdiri dari unsur-unsur Himpunan Kerabat Paku Alaman (HKPA) Notokusuman Indonesia. Seperti HKPA cabang Gunung Kidul, Kulonprogo dan Bantul.

Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Sampeyan Dalem KGGPA Pakualam Al IX Haj Anglingkusumo. Setelah pelantikan, diagendakan mengunjungi makam Raja di Imogiri Bantul.

Menurut KGH. Wiroyudho pelantikan kali merupakan pelantikan yang kedua. berbeda dengan pelantikan sebelumnya, hanya melantik dari trah Pakualaman asli. Sementara pelantikan kedua ini terbuka bagi seluruh masyarakat.

"Terbuka bagi masyarakat tidak memandang suku, ras," jelas KPH. Wiroyudho di sela acara pelantikan di Puro Pakualaman pukul 11.00 Wib.

Turut dilantik dari kalangan ormas-ormas di Jogjakarta, seperti Front Jogja Rembug (FJR), Front Jihad Islamiyah (FJI), Laskar Komando Sakera (Madura), masyarakat Kulonprogo dan Jogjakarta, serta Pondok Pesantren Lempuyangan dan Tebu Ireng.

KGH. Wiroyudho menjelaskan pelantikan,wisuda dan pemberian gelar ini upaya untuk melestarikan budaya Pakualaman. Para kerabat yang telah dilantik nantinya bertugas menguri-uri budaya Pakualaman.

"Kegiatan ini untuk nguri-uri budaya Pakualaman. Memperkokoh budaya Pakualaman dan budaya negara," kata KGH. Wiroyudho.

Sementara gelar nama yang diberikan bervariasi tergantung pada tingkat pendidikan dan hasil penilaian pelatihan.

"Yang terendah Mas Ngabehi, ada Kanjeng Raden Wedono. Paling tinggi Kanjeng Raden Tumenggung Haryo. Ada delapan level," kata KGH. Wiroyudho.

Dalam pelantikan ini juga melantik beberapa tokoh nasional. Namun KGH Wiroyudho enggan memerikan penjelasan lebih.|Winda Efanur FS|

back to top