Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Puncak hujan meteor jam 3 pagi

Puncak hujan meteor jam 3 pagi

Amerika Serikat-KoPi| Hujan meteor atau lebih dikenal dengan Perseids, akan mencapai puncaknya pada pukul 3 pagi waktu setempat pada hari Kamis.

Menurut para astronom hujan meteor terjadi karena bulan pada fase baru dan bulan hampir tidak muncul," kata pakar meteor NASA Bill Cooke.

Perseids puncak terjadi pada tahun 2007. Perseids terbaik dilihat di belahan bumi utara. Penampakan hujan meteor terlihat pada langit cerah di Amerika Serikat, kata direktur meteorologi Weather Underground Jeff Masters.

Namun untuk bagian timur, kawasan Barat penampakan langit hampir tak berawan. Tapi perkiraan ini tidak sebaik untuk wilayah Florida, Minnesota, Wisconsin, Arizona, Utah dan Idaho.

Penampakan langit jatuhnya komet Swift-Tuttle dengan kecepatan atmosfer 133.000 mph hingga terbakar. Sehingga cara terbaik menyaksikannya dengan berbaring dan tanpa menggunakan teleskop. | foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top