Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Puluhan Hewan Bebas Dari Kebun Binatang Akibat Banjir Besar Di Tbilisi, Georgia

Puluhan Hewan Bebas Dari Kebun Binatang Akibat Banjir Besar Di Tbilisi, Georgia

Georgia-KoPi, Banjir parah yang melanda kawasan ibukota Georgia menelan sedikitnya 12 korban meninggal dan banjir ini juga memicu terjadinya perburuan besar-besaran di seantero kota untuk menangkap hewan buas seperti singa, harimau, kuda nil dan hewan buas lainnya yang bebas dari kebun binatang Tbilisi.

Para penduduk dihimbau untuk berlindung di dalam rumah sementara pihak kepolisian terus berusaha memburu hewan-hewan tersebut. Ketakutan warga semakin meningkat saat malam datang karena banyaknya hewan yang belum berhasil ditangkap.

Pejabat setempat melaporkan bahwa sudah ada 12 korban meninggal dan sekitar 24 orang dinyatakan hilang. Tidak ada laporan langsung apakah salah satu dari korban meninggal akibat diserang oleh hewan yang ikut bebas setelah banjir melanda tempat mereka.

Hewan buas yang bebas dari kandang diantaranya adalah singa, serigala, monyet, babi hutan, harimau dan juga kuda nil. Pihak otoritas menyatakan bahwa hewan-hewan tersebut diperkirakan melarikan diri ke seluruh penjuru Tbilisi, termasuk kawasan hutan di bukit yang berada di jantung kota.

Pimpinan pengurus kebun binatang menyatakan bahwa salah satu hewan andalan mereka yaitu singa putih muda bernama Shumba telah ditemukan mati ditembak.

Ana Puspita
News.com.au

back to top