Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Puisi Kalbu Maya

Puisi Kalbu Maya

Luka yang Diabadikan

I.    Janji ini, sejauh kita menulis jejak
terucapkan di atas bibir purnama
Dan jalan ini menanggalkan mimpi

Kita terus bercerita selayak kisah dewa
Sebenarnya kita bersiteru menama debu
Sorotan senja tua,
Mendua kerinduan
Yang terlanjur basah

II.    Lelaki senja
Hah, inilah luka
Yang kita rebutkan
Maaf  bukan lagi
Celoteh suci yang indah diucap

Perempuan sunyi telah menyalin mati untukmu
Saling berucap mengata maut
Melarikan diri dari khianat

Ah, matamu terlalu terang
Meredupkan kasih
Walau tak sampai aku melafalnya

Hingga bahagia jadi keterasingan
Yang coba kita siasati

III.    Di balik bayangan waktu,
Mengeja kerinduan yang lama terbakar
Hanya, waktu lebih dulu menghapus tubuhmu
Dari akar-akarnya

Aku hidup dari namamu kelak
Berpeluh pada janin-janin baru
Serupa metamorphose sepasang ulat
Pada daun yang jatuh

Yogyakarta, 21 Juli 2014

back to top