Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Prosesi kelulusan yang mengharukan

Prosesi kelulusan yang mengharukan

Amerika-KoPi, Seorang siswi sekolah menengah menjalani proses upacara kelulusan di samping ranjang perawatan ibunya yang sedang sakit keras. Peristiwa ini terjadi sehari sebelum sang ibu meninggal dunia karena penyakit kanker yang diidapnya.

Glen Burnie High School di wilayah Maryland setuju untuk menggelar prosesi upacara kelulusan pribadi di sisi pembaringan Nyonya Darlene Sugg. Keluarga Nyonya Sugg akhirnya menghubungi pihak sekolah setelah mereka menyadari bahwa Sugg terlalu parah sakitnya dan dirinya tidak mampu untuk menghadiri prosesi upacara kelulusan putrinya, Megan, yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Juni.


 “Sebelumnya, saya pikir dirinya akan mampu menghadiri acra tersebut, tetapi dua hari ini kondisinya sangat menurun drastis,” ujar Steve Sugg, ayah Megan.


Upacara tersebut dilaksanakan hari kamis dan pada hari sabtu Nyonya Sugg meninggal dunia. Menurut Maryland Gazette, Nyonya Sugg didiagnosa mengidap kanker kolorektum sejak empat tahun yang lalu.


“Aku senang ibuku dapat melihatku, tetapi aku juga sedih,” ujar Megan, yang dipotret dengan linangan airmata dan mengenakan gaun lengkap dengan jubah kelulusan.


(Ana Puspita)
Sumber: News.com.au






back to top